Medialampung.co.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah, sejumlah harga kebutuhan bahan pokok (Sembako) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mulai merangkak naik, kondisi itu sangat berdampak bagi masyarakat, terlebih ditengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini.
Salah satu pedagang di Pasar Way Batu Kecamatan Pesisir Tengah, Yanti, mengatakan bahwa sejak beberapa hari terakhir sejumlah harga kebutuhan pokok memang sudah mulai mengalami kenaikan, seperti harga bawang merah dan bawang putih sebelumnya Rp35 per kilogram, kini naik menjadi Rp45-50 ribu per kilogram, cabai merah dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. “Selain itu, gula pasir dari Rp18 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram, begitu juga dengan harga kebutuhan bahan pokok lainnya sudah mulai naik. Kalau untuk harga kebutuhan pokok khususnya beras hingga kini masih tetap berkisar Rp10-11 ribu per kilogram,” katanya. Ditambahkannya, kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok itu salah satunya dipengaruhi karena menjelang puasa Ramadhan sehingga permintaan sembako meningkat serta pasokan sembako rata-rata didatangkan dari luar daerah. Selain itu kondisi kenaikan beberapa harga sembako itu juga bukan hanya terjadi di pasar Way Batu, melainkan seluruh wilayah Pesbar. “Saat ini pasokan sembako di tingkat pedagang seperti di pasar Way Batu ini masih mencukupi, artinya belum terjadi kelangkaan barang. Mudah-mudahan bisa cukup hingga hari Raya Idul Fitri mendatang,” jelasnya. Sementara itu, Kabid Perdagangan, Suparmi, S.Ip, M.M., mendampingi kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pesbar, Herizan, S.E, M.M., mengatakan bahwa saat ini harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan tersebut rata-rata memang sudah mulai merangkak naik. Kondisi itu tentu merupakan siklus tahunan terutama saat menghadapi hari besar keagamaan seperti bulan Ramadhan dan Idul Fitri. “Tidak bisa dipungkiri setiap menjelang Ramadhan dan Idul Fitri harga kebutuhan bahan pokok di pasaran dipastikan naik, seperti sekarang ini sudah ada beberapa sembako yang harganya naik, itu salah satunya karena permintaan kebutuhan barang yang meningkat,” katanya. Masih kata dia, Diskoperindag setempat juga akan tetap melakukan monitoring di seluruh pasar tradisional terutama pasar milik Pemkab setempat untuk memastikan perkembangan harga maupun pasokan kebutuhan bahan pokok, diharapkan pasokan kebutuhan pokok tidak mengalami kekurangan. “Khususnya pasokan kebutuhan pokok di Pesbar selama Ramadhan hingga Idul Fitri nanti mudah-mudahan cukup dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)Jelang Ramadhan, Harga Sembako Mulai Merangkak Naik
Minggu 19-04-2020,18:52 WIB
Editor : Rakhmat Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,14:18 WIB
Curanmor Siang Bolong di Way Tenong, Honda CRF Sempat Digondol dan Ditemukan 30 Menit Kemudian
Senin 13-04-2026,12:07 WIB
81 Siswa SMAN 1 Waytenong Lolos PTN Jalur Prestasi 2026, Bukti Konsistensi Sekolah Unggul
Senin 13-04-2026,12:23 WIB
Waspada Pinjaman Online Ilegal 2026: Kenali Risiko dan Cara Menghindarinya
Senin 13-04-2026,14:08 WIB
Motor Petugas MBG di Way Tenong Digondol Maling, Parkiran Dapur SPPG Jadi Sorotan
Senin 13-04-2026,12:18 WIB
Kemarau Mengancam, 3.659 Hektare Sawah di Pesbar Masih Bergantung Hujan
Terkini
Selasa 14-04-2026,09:15 WIB
Panduan Lengkap KUR BRI 2026: Solusi Modal Usaha dengan Bunga Rendah dan Proses Mudah
Selasa 14-04-2026,08:27 WIB
Sah! Imausah Pimpin GMBI Lampung Utara, Usung Organisasi Modern
Selasa 14-04-2026,08:15 WIB
Dugaan Pungutan Bantuan Pangan Rp30 Ribu, Kades Mulang Maya Sebut Salah Paham
Selasa 14-04-2026,08:07 WIB
Camat Kebuntebu Turun Tangan, Gotong Royong Bangun Siring Darurat Tangani Genangan Jalan
Selasa 14-04-2026,07:46 WIB