Medialampung.co.id - Pelaksanaan tatap muka (PTM) di sekolah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), serentak dilaksanakan mulai hari ini, Senin (8/3).
Bupati Lampura, Budi Utomo mengatakan, sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, pelaksanaan tatap muka sekolah kewenangannya diserahkan kepada kepala daerah. Berdasarkan informasi diterima dari jajarannya telah lama siap, maka dilaksanakanlah PTM pada saat ini. "Alhamdulillah hari ini di daerah kita telah melaksanakan tatap muka yang digelar serentak, mulai TK/Paud, SD, SMP sampai kepada jenjang SMA/sederajat," kata Bupati di sela-sela meninjau PTM, di SMPN 7 Kotabumi. Menurutnya, Hal ini (PTM *red), merupakan kabar baik yang ditunggu oleh wali murid dan siwa berada di Kabupaten Lampura ini. Sebab, kata Budi Utomo, selama ini metode pembelajaran dengan sistem daring dinilai kurang, khususnya masalah pemgembangan diri siswa. Diantaranya, pembinaan karakter, sikap nasionalisme, kebersamaan dan lainnya tidak didapat melalui daring. "Kami berharap ini maksimal, mulai dari satgas di sekolah, puskesmas sampai di Kabupaten. Harus diawasi secara optimal, dan saya rasa kita disini telah siap. Tinggal bagaimana mengoptimalkan pelaksanaannya di lapangan," terangnya. Budi menegaskan, bahwasanya pelaksanaan tatap muka langsung harus juga didukung oleh orang tua. Sebab, dengan seluruh persiapan di sekolah, kontak langsung atau penyebaran Covid-19 dapat ditekan. Namun, untuk diluar, itu yang masih menjadi persoalan. "Kalau di sekolah saya rasa aman itu, tapi tadi di luar lingkungan kita masih meraba-raba. Oleh karena itu, saya menghimbau agar dapat diberikan pemahaman agar siswa yang melaksanakan PTM dapat diantar jemput orang tua, sehingga datang dan pergi dapat dikontrol. Tak terjadi kontak langsung dengan penderita Covid atau suspect, sehingga memutus rantai penyebaran Covid-19," imbuhnya. Terkait dengan kontaminasi lokal pandemi Covid-19, lanjutnya, di Lampura saat ini tidak ada kasus demikian. Yang ada adalah interlokal atau berasal dari luar karena pasien/warga melakukan perjalanan keluar daerah, sehingga terjadi kontak langsung dan menulari orang-orang terdekat. "Seperti dialami Kadisdik Lampura, orang rumahnya tertular wajar karena dia berhubungan langsung. Bukan kontak dengan lingkungan, jadi selama ini di wilayah kita masih belum ada kontaminasi lokal kasus terkonfirmasi positif Covid-19," terangnya. Ditempat yang sama, Kadisdikbud Lampura, Mat Soleh menambahkan bahwasanya Lampura adalah daerah pertama di 14 kabupaten/kota se-Lampung menggelar pertemuan tatap muka langsung. Dengan tetap memperhatikan wilayah-wilayah masih terdapat kasus terkonfirmasi positif Covid-19. "Hasil evaluasi kita ada sekitar 93% dari jumlah sekolah di setiap jenjang, ini yang akan kita pantau setiap hari melalui satgas dilapangan, secara berjenjang dan berkesinambungan," pungkasnya.(adk/ozy/mlo)Hore! PTM Sekolah di Lampura Dibuka
Senin 08-03-2021,21:23 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 15-09-2026,19:22 WIB
Keluhan Debu dan CSR PT Semen Baturaja Naik ke Pusat, Kemenperin Akan Lakukan Pengecekan
Selasa 15-09-2026,19:37 WIB
Konflik HGU dan Hutan Register Makin Marak, Gubernur Mirza Minta Pusat Beri Daerah Kewenangan
Rabu 16-09-2026,16:15 WIB
Tak Pandang Siapa Pelakunya, Polda Lampung Tegaskan Penyimpangan BBM Subsidi Diproses Hukum
Rabu 16-09-2026,16:24 WIB
1.873 Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Promo Merdeka Daya
Terkini
Rabu 16-09-2026,16:24 WIB
1.873 Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Promo Merdeka Daya
Rabu 16-09-2026,16:15 WIB
Tak Pandang Siapa Pelakunya, Polda Lampung Tegaskan Penyimpangan BBM Subsidi Diproses Hukum
Selasa 15-09-2026,19:37 WIB
Konflik HGU dan Hutan Register Makin Marak, Gubernur Mirza Minta Pusat Beri Daerah Kewenangan
Selasa 15-09-2026,19:22 WIB
Keluhan Debu dan CSR PT Semen Baturaja Naik ke Pusat, Kemenperin Akan Lakukan Pengecekan
Selasa 15-09-2026,15:50 WIB