Medialampung.co.id - Untuk saat ini Kondisi pipa yang ke rumah-rumah masih dalam pengerjaan dan perbaikan. Pipa kerjasama pemerintah badan usaha sistem penyediaan air minum (KBPU SPAM).
Pipa KBPU Spam yang sudah teraliri air bersih sudah di tiga kecamatan Rajabasa, Kedaton, Labuhanratu dan untuk yang existing (untuk di tiga kecamatan) termasuk Kecamatan Wayhalim. Sementara Kabag Humas PDAM dan pelanggan Agung Purnama mengatakan untuk di bulan Januari ini masyarakat di tiga kecamatan sudah bisa menikmati air bersih. "Untuk masalah kebocoran pipa air PDAM masyarakat bisa langsung melapor ke call center PDAM dengan No. WA 085346613145 atau bisa juga langsung ke No. WA 082278076197 atas nama Yulia bagian humas," ujarnya. Untuk yang existing kebanyakan di perumahan kecamatan way halim karena konsumen yang sudah lama jadi untuk pemasangan pipa agak berbeda dikarenakan masih adanya pipa lama dan itu masih dalam tahap uji coba. Agung juga menjelaskan agar masyarakat yang sudah menjadi pelanggan atau ingin menjadi Pelanggan baru untuk kesabarannya untuk sambungan pipa yang baru.(*/mlo)PDAM Way Rilau Menerima Pengaduan dan Saran Masyarakat
Rabu 06-01-2021,13:42 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,16:13 WIB
Fenomena Aplikasi Penghasil Saldo Digital 2026, Peluang atau Sekadar Tren
Selasa 31-03-2026,15:56 WIB
Sekdaprov Marindo Lantik 5 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya
Selasa 31-03-2026,19:38 WIB
Aturan Baru BBM Beredar, Pembelian Pertalite dan Solar Diperketat
Selasa 31-03-2026,15:39 WIB
Panduan Lengkap Memilih Gamis Premium agar Tampil Elegan dan Berkelas
Selasa 31-03-2026,15:35 WIB
Kembang Goyang, Kue Tradisional Betawi yang Renyah dan Sarat Makna
Terkini
Rabu 01-04-2026,14:46 WIB
Parosil Mabsus Rolling 88 Pejabat, Pemkab Lampung Barat Percepat Reformasi Birokrasi
Rabu 01-04-2026,12:40 WIB
Panduan Memilih Pinjaman Online Legal yang Aman dan Terpercaya
Rabu 01-04-2026,10:33 WIB
BBM Tak Naik, ASN WFH: Jurus Pemerintah Redam Gejolak Energi
Rabu 01-04-2026,10:05 WIB
Krisis Energi Global, WFH ASN Dinilai Kebijakan Tepat namun Rawan Disalahgunakan
Rabu 01-04-2026,09:44 WIB