Medialampung.co.id - Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno berbagi pengalaman, baik kondisi wilayah maupun terkait pandemi Covid-19 saat berkunjung ke kediaman H. Fauzi di Pringsewu Barat, Jumat (28/8).
Muaro Jambi, menurut Bambang Bayu Suseno, dengan luas wilayah 3.500 km 2 dan berpenduduk sekitar 400.000-an jiwa. Dimana 65% adalah suku Jawa, tersebar di 11 kecamatan. Wilayah kabupaten tersebut yang mengelilingi Kota Jambi, dimana sebagian besar terdiri dari perkebunan kelapa sawit. "Sedangkan APBD Kabupaten Muaro Jambi saat ini mencapai Rp 1,4 triliun," bebernya. Terkait data Covid-19 di daerahnya, diungkapkan juga oleh Wabup Muaro Jambi tercatat 23 pasien positif Covid-19. Yakni kebanyakan adalah kluster Gowa. Dari 23 pasien tersebut, hanya 3 orang yang dirawat di Muaro Jambi, sedangkan selebihnya dirawat di Kota Jambi, utamanya warga yang tinggal di wilayah perbatasan atau berdekatan dengan wilayah Kota Jambi. "Infrastruktur masih menjadi problem terbesar di Muaro Jambi, bahkan ada warga yang membutuhkan waktu hingga 3 jam hanya untuk sampai ke kantor kecamatan," jelas Bambang Bayu Suseno. Dalam perbincangan yang berlangsung hangat tersebut, Wabup Pringsewu, didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik sekaligus Plt. Kadis Kesehatan Relawan, SE, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Malian Ayub, SE, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu Edi SP, S.Sos., MM, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Sugiyanto dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Moudy Ary Nazolla, S.STP, MH, serta Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr. Nofli. Sedangkan dalam pemaparannya, Wabup Pringsewu H. Fauzi menyampaikan, Kabupaten Pringsewu merupakan pemekaran dari Kabupaten Tanggamus. Saat ini Pringsewu berpenduduk sekitar 450.000 jiwa yang mendiami wilayah hanya seluas 625 km 2 , terdiri dari 9 kecamatan dan 131 pekon dan kelurahan. "Penduduk Pringsewu, mayoritas juga suku Jawa, sehingga penamaan tempat, baik desa maupun kecamatan dan bahkan nama kabupaten menggunakan bahasa Jawa," bebernya. Lanjutnya, untuk Pertumbuhan ekonomi, Pringsewu termasuk sedang-sedang saja. Yang mana sebagian besar penduduk bermata pencaharian di bidang perdagangan dan jasa serta pertanian. "Jumlah UMKM di Pringsewu cukup besar yakni mencapai 4.000, sedangkan luas areal pertanian berupa sawah sekitar 13.000 hektar," jelasnya. Untuk Covid-19, di Pringsewu secara kumulatif terdapat 5 pasien positif Covid-19. "Namun 4 orang sudah dinyatakan sembuh, dan masih ada 1 pasien yang saat ini sedang menjalani perawatan," beber H. Fauzi.(sag/mlo)Wabup Muaro Jambi Berkunjung ke Pringsewu
Jumat 28-08-2020,20:06 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,09:20 WIB
Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Pinjaman Rp 50 Juta hingga Rp 500 Juta untuk Modal UMKM
Kamis 12-03-2026,12:32 WIB
Simulasi Cicilan Pinjaman EasyCash Rp3 Juta Lengkap dengan Cara Pengajuan
Kamis 12-03-2026,17:01 WIB
Berburu Saldo Gratis Rp339 Ribu via DANA Kaget: Panduan Klaim & Tips Aman
Kamis 12-03-2026,12:13 WIB
Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran, Tol Bakter Beri Diskon Tarif Hingga 30 Persen
Kamis 12-03-2026,13:31 WIB
4 Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kusam dan Flek Hitam Membandel
Terkini
Jumat 13-03-2026,07:52 WIB
Freelance vs Kantoran: Mana Lebih Menguntungkan di Era Digital?
Jumat 13-03-2026,07:06 WIB
Freelance Tanpa Modal Besar, Peluang Cuan dari Internet
Kamis 12-03-2026,20:49 WIB
Larangan Mudik Pakai Mobil Dinas, ASN Melanggar Kena Sanksi
Kamis 12-03-2026,20:20 WIB
Pemprov Lampung Susun Action Plan Langkah Penyelesaian Temuan BPK
Kamis 12-03-2026,20:19 WIB