Medialampung.co.id – Gelombang tinggi diperairan Pesisir Barat (Pesbar) diprediksi akan lebih tidak menentu hingga Desember 2019 mendatang. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala BPBD Pesbar, Syaifullah, S.Pi., mengatakan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kondisi gelombang tinggi di perairan Pesbar diprediksi akan berlangsung hingga Desember mendatang dengan tinggi gelombang tidak menentu antara 1,25-2,50 meter bahkan lebih. Dengan kecepatan angin 3-10 knot. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat yang tinggal di pinggir pantai agar waspada terhadap gelombang tinggi. “Terutama wilayah yang memang rentan terjadi abrasi, seperti yang belum lama ini terjadi di wilayah pekon Mandiri Sejati Kecamatan Krui Selatan,” katanya. Dijelaskannya, khususnya mengenai abrasi di Pekon Mandiri Sejati yang mengancam jalan lintas barat (jalinbar), BPBD Pesbar hingga kini akan terus berupaya untuk melakukan penanganan darurat dengan membuat tanggul karung berisi pasir. Saat ini kondisi ratusan karung yang berisi pasir di lokasi abrasi di Pekon Mandiri Sejati itu masih cukup baik dan itu akan tetap dipantau. “Titik abrasi di pantai Mandiri Sejati itu memang cukup parah, ditambah lagi dengan kondisi gelombang tinggi yang terjadi di perairan kita saat ini, jelas cukup berdampak,” ungkapnya. Ditambahkannya, selain gelombang tinggi dan angin kencang yang diperkirakan akan terjadi hingga Desember mendatang itu, masyarakat juga perlu mewaspadai segala kemungkinan saat memasuki musim penghujan di seluruh Pesbar. Sebab saat musim penghujan dikhawatirkan banyak dampaknya seperti terjadi bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan sebagaianya. Diakuinya, masih banyak pemukiman atau lahan persawahan warga di wilayah Pesbar yang rata-rata setiap tahun rentan mengalami banjir. Hal itu akan berdampak pada kerugian materil bagi masyarakat. Sehingga diharapkan warga lebih waspada untuk mengurangi resiko saat terjadinya bencana alam. “Kalau ada masyarakat yang terdampak musibah bencana alam itu, kita berharap agar tetap tenang serta mengupayakan untuk dapat menghubungi pihak terkait, khususnya BPBD Pesbar,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)Gelombang Tinggi Diprediksi Hingga Desember
Minggu 17-11-2019,18:07 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,10:37 WIB
Wapres Gibran Kunjungi KNMP Margasari, Ketua DPRD Lampung Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Sabtu 09-05-2026,16:02 WIB
Dishub Bandar Lampung Siagakan Personel di Simpang UIN Sukarame untuk Atasi Kemacetan
Sabtu 09-05-2026,16:00 WIB
Dishub Bandar Lampung Matangkan Sistem Pembayaran Digital dan Penanganan Kemacetan
Sabtu 09-05-2026,15:54 WIB
Pemkot Bandar Lampung Mulai Layani Registrasi KIR Perdana Kendaraan Listrik
Sabtu 09-05-2026,10:55 WIB
Kolaborasi Pertamina-EOG Didorong untuk Percepat Produksi Migas Nasional
Terkini
Sabtu 09-05-2026,19:53 WIB
Kunjungan Wapres RI di Lampung Berjalan Lancar, PLN Pastikan Pasokan Listrik Prima
Sabtu 09-05-2026,16:02 WIB
Dishub Bandar Lampung Siagakan Personel di Simpang UIN Sukarame untuk Atasi Kemacetan
Sabtu 09-05-2026,16:00 WIB
Dishub Bandar Lampung Matangkan Sistem Pembayaran Digital dan Penanganan Kemacetan
Sabtu 09-05-2026,15:54 WIB
Pemkot Bandar Lampung Mulai Layani Registrasi KIR Perdana Kendaraan Listrik
Sabtu 09-05-2026,10:55 WIB