Oknum Guru SMP di Bandarlampung Perkosa Muridnya Sendiri

Minggu 13-03-2022,15:44 WIB
Editor : Budi Setiyawan

Medialampung.co.id - Oknum guru di salah satu SMP Negeri di Kota Bandarlampung, tega memperkosa muridnya sendiri dengan dalih belum mengerjakan tugas. 

Informasi dihimpun pada Senin (7/3) oknum guru berinisial H (28) menghubungi korban A (15) untuk memintanya datang ke sekolah dengan alasan ada tugas yang belum diselesaikan. 

Sekira pukul 13.00 WIB, A pun datang ke sekolah dan H meminta A untuk naik ke lantai 2 gedung sekolah. Lalu H ini memberikan lembar soal yang harus dikerjakan oleh A.

Saat korban tengah mengerjakan soal, H pun mulai melakukan aksi bejatnya. 

Bahkan tanpa diketahui oleh Korban, pelaku juga merekam aksi bejatnya tersebut.

Demi memuluskan aksinya, H pun mengancam korban akan di DO dari sekolah jika tidak mau menuruti kemauannya. 

Saat A tahu H merekam, korban minta pelaku untuk menghapus video tersebut dan pelaku menuruti untuk menghapus video tersebut.

Selang beberapa hari, tepatnya pada Kamis (10/3) pelaku pun meminta korban untuk datang lagi ke sekolah. 

Namun korban datang bersama rekannya yang berbeda sekolah agar hal serupa tidak terjadi, karena berbeda sekolah itulah rekan korban tidak diperbolehkan untuk ikut namun menunggu di luar. 

Dan pelaku pun mengancam korban dengan video tersebut, yang sebelumnya telah dihapus namun ternyata masih tetap tersimpan di salah satu folder sampah untuk dapat melakukan aksi bejatnya tersebut, Namun Korban tak menghiraukan dan langsung kabur dan segera melaporkan aksi bejat tersebut ke orang tuanya. 

Selain melakukan aksinya tersebut, pelaku pun sempat mengirim pesan tak senonoh kepada korban, atas kejadian itulah orang tua korban melaporkannya ke Polsek Kedaton dan pelaku berhasil diamankan pada Jumat (11/3). 

Korban pun sudah melakukan visum dan telah menyerahkan hasil visum ke Polsek Kedaton.

Kapolsek Kedaton, Kompol Atang Syamsuri pun membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku yang merupakan seorang oknum guru. 

"Pelaku juga sudah kita amankan, namun saat ini masih dalam pemeriksaan dan kita kembangkan lagi," tandasnya (jim/mlo)

Tags :
Kategori :

Terkait