Medialampung.co.id - Dua pohon berukuran besar di Jl. Arif Rahman Hakim, Kelurahan Kalibalau, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung berpotensi tumbang dan mengancam pengendara yang melintas.
Dua pohon tersebut berada di depan Showroom Fortuna Jaya Motor dengan kondisinya sudah mati. Meski demikian, belum ada upaya penebangan. "Pohon ini memang sudah lama mati, dan pernah rantingnya runtuh menimpa mobil sedang parkir," ungkap Edi, pemilik showroom. Atas kondisi itu, Edi berharap kepada petugas terkait di Kelurahan Kalibalau atau pihak kecamatan dan pemkot untuk segera melakukan upaya penebangan. "Kami khawatir kondisi cuaca sering hujan akan menumbangkan pohon yang kondisinya sudah mati ini, oleh sebab itu kami minta petugas lakukan penebangan sebelum tumbang ke jalan atau rumah sekitaran," pintanya. Terpisah Lurah Hendra mengatakan, pihaknya segera meninjau ke lapangan, dan memastikan akan segera menyampaikan kondisi yang terjadi ke Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bandarlampung. "Nanti saya cek ke lokasi dan segera sampaikan ke dinas terkait, untuk ditangani, sebelum terjadi korban," tandasnya (ion/mlo)Dua Pohon Besar Terancam Tumbang
Kamis 28-01-2021,10:45 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,10:04 WIB
Asuransi Jasindo Serahkan Klaim Kapal Senilai Rp6,93 Miliar untuk Grup Sungai Budi
Rabu 27-05-2026,22:18 WIB
Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital dan Book Club bagi Pekerja di Jabodetabek
Rabu 27-05-2026,22:31 WIB
PLN UID Lampung Sambung Listrik Gratis untuk Warga Natar di Momen Iduladha
Rabu 27-05-2026,22:06 WIB
Tebar Kepedulian Iduladha BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban
Terkini
Rabu 27-05-2026,22:31 WIB
PLN UID Lampung Sambung Listrik Gratis untuk Warga Natar di Momen Iduladha
Rabu 27-05-2026,22:18 WIB
Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital dan Book Club bagi Pekerja di Jabodetabek
Rabu 27-05-2026,22:06 WIB
Tebar Kepedulian Iduladha BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban
Rabu 27-05-2026,10:04 WIB
Asuransi Jasindo Serahkan Klaim Kapal Senilai Rp6,93 Miliar untuk Grup Sungai Budi
Senin 25-05-2026,20:44 WIB