Medialampung.co.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lambar akan segera mengumpulkan 136 petugas operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) tingkat pekon dan kelurahan. Hal ini terkait adanya program verifikasi dan validasi (verivali) data warga miskin yang masuk dalam basis data terpadu (DBT) tahun 2019.
“Sumberdaya manusia (SDM) di tingkat pekon harus menguasai komputer dan informasi dan transaksi elektronik (ITE). Jadi untuk tahap awal kita akan mengumpulkan petugas operator SIKS-NG di tingkat pekon dan nanti akan ada arahan dari Bapak Bupati,” ujar Sekretaris Dinsos M. Danang Harisuseno, S.Ag, M.H., mendampingi Kepala Dinsos Hi. Raswan S.H, M.M, kemarin. Tahap selanjutnya, kata dia, Dinsos akan bergerak untuk turun ke kecamatan-kecamatan guna melihat hasil tindaklanjut dari pertemuan Bupati. “Jadi nanti kami (Dinsos) akan jemput bola turun kelapangan guna melihat hasil dan perkembangannya seperti apa. Kita berharap hasil verivali sesuai dengan yang diharapkan,” imbuhnya Sementara itu Kasi Penanganan Fakir Miskin Darwin Hasni, S.E.,mengungkapkan, sejauh ini para petugas masih melakukan verivali. Dimana sebagian pekon sudah ada yang mengirimkan laporan dan sebagian lagi laporannya dikembalikan karena ada yang tidak sesuai dengan aplikasi. Sebab masih ada yang menggunakan aplikasi versi 2.2 sementara saat ini sudah ada pembaharuan ke versi 2.3 sehingga terjadi peningkatan versi. “Bagi operator yang menggunakan versi lama, kita minta untuk di update menggunakan versi 2.3, contohnya seperti Pekon Kembahang, Pekon Kerang Kecamatan Belalau, Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit, Pekon Kegeringan Kecamatan Batubrak dan Pekon Tebakpering Kecamatan Sukau. Kalau laporannya masih menggunakan versi lama maka tidak akan masuk ke laporan Pusat data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial, jadi kita minta untuk dirubah,” imbuhnya Untuk data verivali yang dilaporkan tersebut, lanjut Darwin, pada Oktober ini akan dilakukan finalisasi oleh Pusdatin Kementerian Sosial. “Sesuai dengan pemberitahuan dari Pusdatin, awalnya mereka akan melakukan finalisasi data di bulan Juli, kemudian diundur pada bulan Oktober ini. Kita berharap data dari seluruh petugas operator SIKS-NG pekon dan kelurahan sudah masuk pada bulan ini,” pungkas dia seraya menambahkan, berdasarkan data BDT, jumlah warga miskin di Kabupaten Lambar sebanyak 33.453 kepala keluarga (KK). (lus/mlo)Dinsos Segera Kumpulkan 136 Petugas Operator SIKS-NG
Selasa 01-10-2019,15:24 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,16:22 WIB
Temukan Selisih Harga Pangan di Ritel, Satgas Pangan Bandar Lampung Telusuri Rantai Distribusi
Selasa 22-09-2026,16:17 WIB
Warga Way Laga Keluhkan CSR, DPRD Bandar Lampung Minta PT Semen Baturaja Terbuka
Selasa 22-09-2026,21:13 WIB
Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Mirza Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda
Selasa 22-09-2026,16:46 WIB
Srikandi PLN UP3 Pringsewu Dukung Gerakan Literasi Lewat Donasi Buku
Selasa 22-09-2026,15:32 WIB
BK DPRD Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Pemanggilan Yunika soal Mobil Rental
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:11 WIB
Tiang dan Kabel Provider Semrawut, DPRD Bandar Lampung Mulai Susun Aturan Penataan
Rabu 23-09-2026,14:02 WIB
RSUD Abdul Moeloek Terima Kritik Relawan, Jadikan Masukan untuk Benahi Pelayanan Pasien
Rabu 23-09-2026,10:48 WIB
Naik Penyidikan, Polda Lampung Dalami Dugaan Korupsi Islamic Center Mesuji
Selasa 22-09-2026,21:13 WIB
Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Mirza Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda
Selasa 22-09-2026,16:46 WIB