Dinas Perikanan Pesbar Usulkan Pembangunan Pelabuhan Nelayan

Jumat 18-02-2022,15:29 WIB
Editor : Budi Setiyawan

Medialampung.co.id - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) hingga kini masih menunggu tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Pusat, terkait pengajuan pembangunan pelabuhan nelayan yang dipusatkan di sekitar Kuala Stabas Kecamatan Pesisir Tengah.

Kepala Diskan Pesbar, Armen Qodar, S.P, M.M., mengatakan, di tahun 2021 lalu pihaknya telah mengusulkan pembangunan pelabuhan nelayan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, serta pengajuan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membangun pelabuhan tipe kecil.

“Kami sudah mengajukan  pembangunan pelabuhan nelayan di Pesbar ini, karena di Pesbar terutama di Kecamatan Pesisir Tengah sudah sangat layak untuk dibangun pelabuhan nelayan,” katanya, Jumat (18/2).

Dikatakannya, untuk lokasi lahan untuk pembangunan pelabuhan nelayan itu sudah disiapkan dengan luas sekitar 10 hektar yang merupakan aset lahan milik Pemkab setempat yang ada di sekitar Kuala Stabas Kecamatan Pesisir Tengah. Karena itu, pihaknya berharap dapat direalisasikan, baik oleh Provinsi maupun Pusat.

“Minimal bisa dibangun pelabuhan kecil dan bisa disandari kapal penangkap ikan dengan kapasitas 30 Gross Ton (GT). Sehingga, itu juga akan berdampak terhadap nelayan,” jelasnya.

Masih kata dia, tidak menutup kemungkinan jika sudah memiliki pelabuhan nelayan sendiri, dan sudah bisa ada kapal penangkap ikan yang menyandar di Pesbar ini, tentu tidak menutup kemungkinan Pemkab Pesbar juga akan kembali mengaktifkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di wilayah Kuala Stabas tersebut. Tetapi, tentu semuanya itu juga berkaitan dengan anggaran Pemerintah, terlebih dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Meski begitu kita berharap pembangunan pelabuhan nelayan di Kuala Stabas itu bisa terealisasi. Mengingat saat ini nelayan masih kesulitan untuk menyandarkan perahunya setelah melaut mencari ikan,” katanya.

Bahkan, kata dia, di lokasi pelabuhan Kuala Stabas milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan tempat penambatan perahu nelayan di samping pelabuhan kuala stabas itu sudah dipenuhi perahu nelayan. Sehingga, banyak nelayan lainnya yang harus menambatkan perahu di daratan.

“Karena itu kita berharap pembangunan pelabuhan nelayan itu bisa terealisasi, karena memang dinantikan oleh nelayan,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)

Tags :
Kategori :

Terkait