Bantuan Bedah Rumah Bandar Lampung Berlanjut, 300 Unit Dialokasikan pada 2027

Bantuan Bedah Rumah Bandar Lampung Berlanjut, 300 Unit Dialokasikan pada 2027

Anggaran Dinas Perkim Bandar Lampung direncanakan naik dari Rp14 miliar menjadi Rp34 miliar pada 2027.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bandar Lampung kembali berlanjut pada 2027.

Setelah menerima 529 unit bantuan bedah rumah dari pemerintah pusat pada 2026, kota ini diinformasikan akan memperoleh alokasi sekitar 300 unit bantuan pada tahun depan.

Setiap unit rumah penerima bantuan dialokasikan anggaran sekitar Rp20 juta untuk membantu memperbaiki kondisi hunian agar lebih layak, aman, dan nyaman ditempati.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, mengatakan alokasi bantuan tersebut merupakan informasi yang diterimanya dari pemerintah pusat. Bantuan pada 2026 sebelumnya disalurkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

BACA JUGA:Mutasi Polri November 2026, Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti

“Untuk tahun 2027, informasi yang kami terima dari pemerintah pusat, Bandar Lampung mendapatkan alokasi sekitar 300 unit bantuan bedah rumah. Setiap rumah mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang lebih layak,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, pelaksanaan program bedah rumah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Selain dukungan anggaran pemerintah, partisipasi masyarakat melalui swadaya dan gotong royong juga diperlukan agar perbaikan rumah dapat berjalan optimal.

“Bantuan pemerintah ini tentu sangat membantu, tetapi tidak bisa sepenuhnya mengandalkan anggaran tersebut. Perlu ada swadaya dan gotong royong masyarakat sekitar agar rumah warga yang tidak layak bisa diperbaiki secara bersama-sama,” katanya.

BACA JUGA:Perkuat Kepedulian Sosial, PLN UP3 Metro Berikan Bantuan untuk 90 Jemaat GBI Sukadana

Berdasarkan data yang disampaikan Agus, jumlah rumah tidak layak huni di Bandar Lampung hingga akhir 2026 diperkirakan masih sekitar 2.400 unit.

Menurutnya, penanganan seluruh rumah tersebut membutuhkan waktu karena kapasitas bantuan yang tersedia setiap tahun diperkirakan sekitar 300 unit.

“Kalau melihat data yang ada, masih sekitar 2.400 rumah tidak layak huni di Bandar Lampung. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Penanganannya harus bertahap karena kemampuan setiap tahun sekitar 300 unit,” jelasnya.

Ia berharap program bedah rumah dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan tinggal di rumah yang layak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: