KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak

KMP Batumandi terbakar di sekitar Pulau Merak Besar. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi mengalami kebakaran di sekitar Pulau Merak Besar, Banten, Selasa 20 Oktober 2026 sore..

Insiden terjadi ketika kapal tengah melakukan olah gerak untuk bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi awal, KMP Batumandi berangkat dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB, sementara kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB.

Petugas di darat pertama kali melihat percikan api muncul dari bagian buritan kapal, tepatnya di dek atas yang digunakan sebagai area muat kendaraan kecil.

BACA JUGA:HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Minta Kader Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan proses penanganan kebakaran masih berlangsung dengan melibatkan unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian.

Ia memastikan seluruh penumpang beserta awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi aman.

“Kami mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait guna memastikan proses penanganan dan evakuasi dapat berlangsung secara optimal,” katanya.

ASDP juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan insiden berjalan cepat, terarah, dan mengutamakan keselamatan seluruh pihak yang terdampak.

BACA JUGA:Kebakaran TPA Bandar Jaya Picu Asap di Tol KM 132, PT BTB Perketat Pengamanan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi belum dapat dipastikan.

ASDP menyatakan akan mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang dan berkomitmen menyampaikan perkembangan informasi secara berkala setelah melalui proses verifikasi di lapangan.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP. Perseroan terus mengerahkan dukungan yang diperlukan dan memastikan penanganan insiden dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan,” pungkas Windy.

Sementara itu, kondisi akhir kapal pasca-kebakaran serta penyebab munculnya api masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari otoritas terkait.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: