Api Bakar Suzuki Carry dan Motor di Labuhan Ratu, Damkarmat Bergerak dalam 3 Menit

Api Bakar Suzuki Carry dan Motor di Labuhan Ratu, Damkarmat Bergerak dalam 3 Menit

Petugas Damkarmat Kota Bandar Lampung memadamkan kebakaran yang menghanguskan Suzuki Carry Pickup, sepeda motor Thunder, dan sepeda anak di Jalan Sultan Agung, Labuhan Ratu.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kebakaran terjadi di Jalan Sultan Agung, RT 04 LK II, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Kamis (13/8/2026) pagi. Dalam kejadian tersebut, satu mobil, satu sepeda motor, dan satu sepeda anak terbakar.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung sekitar pukul 06.39 WIB.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan pihaknya langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Pos Siaga Kedaton dan Mako Tandean untuk menangani kebakaran tersebut.

"Unit pertama tiba di lokasi pukul 06.42 WIB, sedangkan unit kedua tiba pukul 06.48 WIB. Response time tiga menit," kata Anthoni, Kamis 13 Agustus 2026.

BACA JUGA:KAI Divre IV Tanjung karang Catat 681 Ribu Pelanggan, Layanan Kereta Makin Diminati

Api membakar satu unit Suzuki Carry Pickup tahun 2026 dengan nomor polisi BE 8106 YY, satu sepeda motor Thunder tahun 2009 tanpa nomor polisi, serta satu sepeda anak-anak. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 x 3 meter.

Berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, Abdul Somad (56), kebakaran diduga bermula dari korsleting kelistrikan pada sepeda motor Thunder.

Korsleting tersebut diduga menimbulkan percikan api yang kemudian membesar dan merembet ke mobil Suzuki Carry Pick Up serta sepeda anak yang berada di sekitar lokasi.

"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan akan ditangani lebih lanjut oleh pihak yang berwajib," ujar Anthoni.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah 2026

Petugas Damkarmat berhasil memadamkan api pada pukul 07.29 WIB. Sebanyak 12 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut dengan menggunakan dua unit kendaraan pemadam.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar dua tangki air. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 24 juta berdasarkan keterangan pamong setempat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait