Diduga Diancam Usai Tegur Kebisingan, Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengungsi Dini Hari

Diduga Diancam Usai Tegur Kebisingan, Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengungsi Dini Hari

Ilustrasi poto Keluarga pengurus PWI Lampung mengaku mengungsi sementara setelah terjadi dugaan pengancaman oleh seorang tetangga di Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Keluarga Septiani, yang merupakan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, mengaku mengalami dugaan pengancaman yang diduga dilakukan oleh seorang tetangganya berinisial Wito pada Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Putri Balau, Gang Walet Nomor 14, RT 002/RW 000, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.

Septiani menjelaskan, kejadian bermula ketika sepupunya yang akrab disapa Eneng menegur Wito karena suara bising yang dinilai mengganggu warga yang sedang beristirahat.

"Eneng hanya mengatakan, 'Pak tolong dong, saya mau tidur, berisik'," ujar Septiani.

BACA JUGA:BBWS Mesuji Sekampung Pastikan Pembangunan Pengaman Pantai di Pesisir Barat Penuhi Spesifikasi Teknis

Menurut Septiani, teguran tersebut justru memicu kemarahan Wito.

Ia mengaku Wito kemudian melakukan pengancaman terhadap Eneng dan melempar botol minuman ke arah pintu dapur rumah keluarganya.

Merasa situasi tidak lagi aman, Septiani bersama seluruh anggota keluarganya memutuskan meninggalkan rumah untuk sementara waktu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 "Atas kejadian itu kami sekeluarga mengungsi untuk menghindari dia," kata Septiani.

BACA JUGA:Cuaca Lampung Hari Ini Cerah Berawan, Simak Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan

Saat insiden berlangsung, Ketua RT setempat, Edy, bersama seorang anggota Linmas bernama Kemat diketahui berada di rumah Wito.

Menurut Septiani, Wito juga menyampaikan bahwa dirinya merasa malu setelah ditegur Eneng, terlebih saat itu terdapat aparat lingkungan di lokasi.

Septiani mengatakan telah menyampaikan laporan awal kepada Bhabinkamtibmas setempat melalui pesan WhatsApp sebagai langkah awal penanganan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Wito maupun kepolisian terkait dugaan pengancaman tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak yang berkaitan guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait