BMKG Lampung Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Hotspot Terdeteksi di Lampung Timur

BMKG Lampung Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Hotspot Terdeteksi di Lampung Timur

Pada pagi hari, kondisi cuaca umumnya diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan mulai muncul di wilayah Pesisir Barat--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah pada Senin, 27 April 2026. 

Selain itu, hasil pemantauan satelit juga menunjukkan adanya satu titik panas (hotspot) yang terdeteksi di Kabupaten Lampung Timur.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, serta angin kencang.

Pada pagi hari, kondisi cuaca umumnya diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan mulai muncul di wilayah Pesisir Barat.

BACA JUGA:Bandar Lampung Siapkan Sistem Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Energi Listrik Mulai 2028

Memasuki siang hingga sore hari, sejumlah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir. Wilayah yang diprediksi terdampak antara lain Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Pringsewu, Tanggamus, dan Pesawaran.

Selain itu, hujan juga diperkirakan terjadi di kawasan perkotaan seperti Bandar Lampung dan Metro, serta wilayah lain seperti Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, hingga Lampung Selatan.

Pada malam hingga dini hari, hujan diprediksi masih berlanjut di beberapa wilayah, terutama Lampung Utara dan kawasan pesisir timur Lampung.

BMKG mencatat suhu udara di Lampung secara umum berada pada kisaran 22 hingga 33 derajat Celcius. Sementara itu, daerah dataran tinggi di wilayah barat Lampung berpotensi mengalami suhu lebih rendah, yakni hingga mencapai 20 derajat Celcius.

BACA JUGA:Aparat Gabungan Amankan Kedatangan Jemaah Haji Kloter 7 Bandar Lampung

Selain prakiraan cuaca, BMKG bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga melakukan pemantauan terhadap sebaran titik panas di wilayah Lampung.

Berdasarkan hasil pengamatan satelit NOAA20 pada 26 April 2026, terdeteksi satu hotspot di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Kecamatan Bandar Sribhawono.

Titik panas tersebut tercatat memiliki tingkat kepercayaan sedang (medium confidence) dan terpantau sekitar pukul 13.20 WIB.

Meski jumlah hotspot yang terdeteksi masih terbatas, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan dengan vegetasi kering yang mudah terbakar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait