BMKG Lampung Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Siaga
Wilayah yang lebih dulu berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang meliputi beberapa kecamatan di Bandar--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Lampung pada Minggu, 19 April 2026.
Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta hembusan angin kencang hingga sore hari.
Berdasarkan informasi terbaru dari prakirawan BMKG Lampung pada pukul 13.20 WIB, potensi cuaca ekstrem mulai terdeteksi sejak pukul 13.30 WIB dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB.
Wilayah yang lebih dulu berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang meliputi beberapa kecamatan di Bandar Lampung, seperti Rajabasa, Tanjung Senang, dan Labuhan Ratu.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung dan TNI Percepat Normalisasi Sungai di Jagabaya 1 untuk Cegah Banjir
Selain itu, kondisi serupa juga diprediksi terjadi di wilayah Lampung Selatan, khususnya Natar dan Jati Agung. Di Kabupaten Pringsewu, hujan berpotensi turun di Pringsewu dan Gading Rejo. Sementara di Kota Metro, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan adalah Metro Pusat dan Metro Utara.
Untuk wilayah Lampung Tengah, potensi cuaca buruk diperkirakan terjadi di Gunung Sugih, Trimurjo, Punggur, Seputih Surabaya, Terusan Nunyai, hingga Bandar Mataram. Sementara di Kabupaten Way Kanan, wilayah terdampak meliputi Blambangan Umpu, Kasui, Banjit, Pakuan Ratu, dan sekitarnya.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi ini berpotensi meluas ke hampir seluruh wilayah Kota Bandar Lampung, seperti Kemiling, Sukarame, Kedaton, Teluk Betung, hingga Panjang.
Tidak hanya itu, daerah lain seperti Lampung Timur (Sukadana dan Purbolinggo), Pesawaran (Gedong Tataan dan Tegineneng), hingga Pesisir Barat serta Mesuji juga masuk dalam pantauan potensi perluasan cuaca ekstrem.
BACA JUGA:Misteri 85 PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung, Anggaran Rp3,6 Miliar Tanpa Nama
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang, genangan air, banjir lokal, hingga jalan licin yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Bagi pengendara, BMKG menyarankan agar tidak berhenti atau berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun papan reklame saat hujan deras dan angin kencang terjadi.
Untuk memantau perkembangan cuaca secara langsung, masyarakat dapat memanfaatkan layanan nowcasting melalui laman resmi BMKG Lampung agar tetap mendapatkan informasi terkini dan akurat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

