Fasilitas Rusak, DPRD Bandar Lampung Minta Puskesmas Pinang Jaya Diprioritaskan
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengaku prihatin melihat kondisi Puskesmas Pinang Jaya yang dinilainya sudah jauh dari kata layak sebagai fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Kondisi tersebut disampaikan Asroni setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, bangunan puskesmas tampak mengalami berbagai kerusakan fisik.
Atap bangunan terlihat bocor di beberapa titik, dinding mulai rapuh, serta fasilitas pendukung pelayanan kesehatan dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas medis sehari-hari.
Menurut Asroni, situasi tersebut sangat memprihatinkan mengingat puskesmas memiliki peran vital sebagai layanan kesehatan tingkat pertama bagi masyarakat.
BACA JUGA:Polda Lampung Bongkar Penyelundupan Sabu Rp22,5 Miliar via Ambulans
Ia menegaskan, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa perbaikan serius, bukan hanya kenyamanan pasien yang terganggu, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi tenaga medis maupun warga yang berobat.
“Bangunannya sudah tidak layak dan banyak yang rusak. Ini tentu sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai masyarakat yang datang untuk berobat justru merasa tidak aman,” kata Asroni Paslah, Sabtu 10 April 2026.
Lebih lanjut, ia menyoroti adanya ketimpangan kondisi fasilitas kesehatan antarwilayah. Asroni menilai, jika dibandingkan dengan puskesmas di kelurahan lain yang telah memiliki sarana lebih baik, kondisi Puskesmas Pinang Jaya tertinggal jauh dan sudah tidak mencerminkan standar pelayanan kesehatan yang semestinya.
“Kalau dibandingkan dengan puskesmas di kelurahan lain, kondisinya jauh tertinggal. Bahkan bisa dikatakan sudah tidak layak disebut puskesmas,” tegasnya.
BACA JUGA:Sukarame Jadi Magnet Usaha, Ribuan NIB Terbit di Bandar Lampung, Sektor Kuliner Mendominasi
Sebagai legislator dari Partai Partai Gerindra, Asroni menilai persoalan ini mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan pembangunan sektor kesehatan.
Padahal, menurutnya, keadilan akses layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi tanpa memandang lokasi atau wilayah.
Atas dasar itu, Asroni secara tegas meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung agar pembangunan atau renovasi Puskesmas Pinang Jaya dapat menjadi prioritas utama pada tahun anggaran 2026.
“Saya minta di tahun 2026 ini pembangunan puskesmas ini benar-benar diprioritaskan. Ini sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda lagi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
