Pemprov Lampung Siapkan Uang Saku Rp1 Juta bagi Jemaah Haji
Ist jamaah haji--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji tahun 2026.
Salah satu bentuk nyata perhatian tersebut adalah pemberian bantuan uang saku sebesar Rp1 juta kepada setiap jemaah, yang dikenal dengan istilah “ulih hati”.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memastikan bantuan ini akan diberikan kepada seluruh jemaah tanpa terkecuali sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Lampung, M. Firsada, menjelaskan bahwa program “ulih hati” merupakan kebijakan berkelanjutan yang kembali dilaksanakan tahun ini.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Siapkan Skema WFH dan WFA untuk ASN, Berlaku Mulai April 2026
“Sebagaimana tahun lalu, Bapak Gubernur kembali memberikan bantuan ‘ulih hati’. Ini bentuk kepedulian terhadap jemaah haji. Setiap jemaah akan menerima Rp1 juta saat keberangkatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diberikan di luar biaya hidup (living cost) dari pemerintah pusat. Penyalurannya akan dilakukan secara tunai kepada masing-masing jemaah setibanya di asrama haji.
“Itu di luar living cost dari pemerintah pusat dan akan diberikan secara langsung kepada jemaah saat tiba di asrama haji,” jelasnya.
Rencananya, penyerahan bantuan “ulih hati” akan dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung saat pelepasan kloter pertama jemaah haji Lampung pada 25 Mei 2026.
BACA JUGA:Gol Injury Time Sidibe Antar Bhayangkara FC Tundukkan Macan Kemayoran 3-2
“Nanti setiap jemaah menerima langsung, sekaligus dilepas oleh Bapak Gubernur pada kloter pertama tanggal 25 Mei,” tambahnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung dalam memastikan pelayanan optimal bagi jemaah, mulai dari tahap persiapan hingga kepulangan ke tanah air.
Selain itu, koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026, termasuk kesiapan asrama haji, transportasi, hingga layanan kesehatan.
Diharapkan, bantuan “ulih hati” ini dapat meringankan kebutuhan jemaah serta memberikan kenyamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
