Ramadan
Pelantikan Kajari

Proyek Pelebaran Jalan Martadinata–Padang Cermin Dikebut, Pembebasan Lahan Capai 90 Persen

Proyek Pelebaran Jalan Martadinata–Padang Cermin Dikebut, Pembebasan Lahan Capai 90 Persen

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mempercepat proses pembebasan lahan guna mendukung proyek pelebaran jalan di ruas R.E. Martadinata hingga Lempasing–Padang Cermin. 

Proyek ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Pesawaran.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait untuk membahas percepatan penyelesaian tahapan pembebasan lahan.

“Rapat hari ini mengevaluasi percepatan pembebasan lahan untuk kebutuhan jalan di Martadinata, Lempasing, dan Padang Cermin. Alhamdulillah semuanya sudah berproses,” kata Mulyadi, Rabu 11 Maret 2026.

BACA JUGA:Sambut Idul Fitri, Polresta Bandar Lampung Hadirkan Sembako Murah

Ia menjelaskan, progres pembebasan lahan pada ruas R.E. Martadinata hingga Lempasing telah mencapai sekitar 90 persen. 

Sementara itu, pembebasan lahan di ruas Lempasing hingga Padang Cermin masih dalam tahap penyelesaian.

Menurutnya, masih terdapat beberapa hal teknis yang perlu dituntaskan, terutama terkait trase atau jalur jalan. 

Persoalan tersebut akan segera diselesaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Bidik Investasi Rp 4,5 Triliun pada 2026

“Insyaallah ini akan segera diselesaikan oleh pihak BPJN. Kami mohon dukungan dari semua pihak, khususnya masyarakat, agar pembangunan ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Mulyadi berharap pelebaran jalan di kawasan tersebut mampu mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Peran jalan Lempasing, Martadinata hingga Padang Cermin ini sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan, baik bagi pariwisata maupun aksesibilitas sehingga dapat memperkuat daya saing daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rapat dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN), proses pengukuran lahan saat ini sudah berjalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait