Ramadan
Pelantikan Kajari

Perahu Ditemukan Tanpa Awak, Nelayan Pesisir Barat Diduga Tenggelam

Perahu Ditemukan Tanpa Awak, Nelayan Pesisir Barat Diduga Tenggelam

Seorang nelayan di duga hilang saat melaut di perairan Pesisir Selatan. Meski perahu berhasil di temukan namun hingga kini korban belum di temukan. foto -- dok.--

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Seorang nelayan di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), dilaporkan hilang saat melaut pada Senin (9 Maret 2026). Nelayan tersebut diketahui bernama Reza Ependi, 43, warga Pekon Persiapan Cukuh Bunjak. Hingga Senin siang, keberadaan korban masih belum diketahui meski upaya pencarian telah dilakukan oleh nelayan setempat bersama tim dari pemerintah daerah.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa korban berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu miliknya pada pagi hari untuk mencari ikan. Aktivitas melaut tersebut merupakan rutinitas yang biasa dilakukan korban sebagai nelayan.

Camat Pesisir Selatan, Mirza Sahri, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 04.00 WIB untuk menuju perairan setempat. Saat itu korban pergi seorang diri dengan menggunakan perahu miliknya.

“Korban berangkat melaut sekitar pukul 04.00 WIB untuk mencari ikan. Informasi yang kami terima, korban pergi sendirian menggunakan perahu miliknya seperti aktivitas melaut biasanya,” kata Mirza Sahri.

BACA JUGA:Dishub Bandar Lampung Siapkan Sistem Parkir Satu Kali Bayar di Pasar Tengah

Kondisi mencurigakan mulai diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu seorang nelayan lain yang tengah beraktivitas di laut melihat perahu milik korban berada di tengah perairan dalam kondisi mesin masih menyala.

Namun, hal yang mengundang perhatian adalah perahu tersebut terlihat berputar-putar tanpa ada orang di atasnya. Nelayan yang melihat kondisi itu kemudian mendekati perahu untuk memastikan situasi yang terjadi.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata korban tidak berada di atas perahu tersebut. Menyadari adanya kemungkinan terjadi sesuatu terhadap pemilik perahu, nelayan tersebut segera memberitahukan kepada rekan-rekannya yang berada di sekitar lokasi.

“Perahu korban terlihat di tengah laut dengan mesin masih menyala, tetapi tidak ada orang di atasnya. Nelayan yang melihat kejadian itu kemudian meminta bantuan nelayan lain untuk melakukan pengecekan,” jelas Mirza.

BACA JUGA:Zainal Abidin: Armada Baru DLH Diharapkan Optimalkan Angkutan Sampah

Sejumlah nelayan kemudian berinisiatif melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya perahu tersebut. Mereka menyisir area perairan di sekitar titik kejadian dengan harapan dapat menemukan korban. Sementara itu, perahu milik korban berhasil diamankan oleh para nelayan dan dibawa ke daratan. Namun hingga kini korban masih belum ditemukan.

“Kami berharap korban bisa segera ditemukan. Masyarakat dan para nelayan di sekitar lokasi juga turut membantu melakukan pencarian di perairan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesbar, Roby Arfan, S.H., M.M., membenarkan adanya laporan nelayan yang diduga hilang saat melaut tersebut. Menurutnya, setelah menerima informasi dari masyarakat, pihak BPBD langsung melakukan koordinasi internal sekaligus menyiapkan tim untuk menuju lokasi kejadian.

“Iya, benar. Kami sudah menerima laporan adanya nelayan yang diduga hilang saat melaut di wilayah Pesisir Selatan. Tim BPBD saat ini sudah berkoordinasi dan juga telah bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pencarian,” kata Roby Arfan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: