Hujan Deras di Rajabasa, Bocah 10 Tahun Terseret Arus Sungai
Hujan deras picu arus sungai kuat hingga menyeret bocah SD di Rajabasa Bandar Lampung.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Seorang bocah bernama Satria (10) dilaporkan hanyut terseret arus saat bermain hujan di dekat aliran sungai di Jalan Abdul Hamid, tepatnya di Gang Suari, Kelurahan Rajabasa Induk, Kecamatan Rajabasa, Jumat 06 Maret 2026.
Anak yang diketahui masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar tersebut diduga terbawa arus sungai yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat langsung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian setelah mengetahui korban terseret arus air yang cukup deras.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang bermain di sekitar aliran sungai.
BACA JUGA:Jelang Arus Mudik 2026, Satlantas Polres Lampung Utara Siapkan Posko Pengamanan dan Pelayanan
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat setempat agar proses pencarian dapat segera dilakukan.
Sementara itu Camat Rajabasa, Rachmatsyah, membenarkan adanya kejadian bocah hanyut tersebut. Ia mengatakan saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
“Benar, ada anak yang merupakan warga kelurahan Rajabasa Induk dilaporkan hanyut saat bermain hujan di dekat aliran sungai. Saat ini tim masih melakukan pencarian di sekitar lokasi,” ujarnya saat dihubungi via telpon.
BACA JUGA:Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan Sejumlah Titik di Bandar Lampung Tergenang
Tim gabungan yang terdiri dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung, serta pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri aliran sungai serta titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Warga sekitar juga turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi serta memantau kondisi di sekitar aliran sungai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
