Tari Dero: Tarian Rakyat Penuh Kebersamaan dari Sulawesi Tengah
Tari Dero menjadi simbol persatuan dan gotong royong masyarakat Sulawesi Tengah-Foto Instagram@kulturdomestik-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Tari Dero adalah salah satu tarian tradisional yang hidup dan berkembang di masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Poso.
Tarian ini dikenal sebagai tarian pergaulan yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kegembiraan.
Hingga kini, Tari Dero tetap lestari dan sering ditampilkan dalam berbagai acara adat, pesta rakyat, hingga perayaan panen.
BACA JUGA:Panduan Lengkap KUR 2026 di Bank Rakyat Indonesia: Simulasi Pinjaman hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan
Asal-usul dan Latar Belakang
Secara historis, Tari Dero berakar dari tradisi masyarakat agraris di Sulawesi Tengah. Pada masa lalu, tarian ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah serta sebagai ajang mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Seiring waktu, fungsi Tari Dero berkembang menjadi tarian hiburan dan pergaulan, tanpa kehilangan makna dasarnya sebagai simbol kebersamaan.
Kata “dero” sendiri merujuk pada gerak berputar dan berayun yang dilakukan secara bersama-sama. Gerakan ini melambangkan siklus kehidupan, kerja sama, dan keseimbangan antara manusia dengan alam serta sesama.
BACA JUGA:Cara Mudah Klaim Saldo DANA Kaget Rp231.000 Secara Gratis dan Aman dari Penipuan
Fungsi Sosial dan Budaya
Tari Dero memiliki fungsi sosial yang sangat kuat. Tarian ini menjadi media pertemuan antarwarga, bahkan lintas generasi.
Dalam satu lingkaran Tari Dero, tidak ada sekat status sosial—semua orang setara, saling bergandengan tangan, dan bergerak mengikuti irama musik. Karena sifatnya yang terbuka, siapa pun boleh ikut menari, baik penari terlatih maupun masyarakat umum.
Dalam konteks budaya, Tari Dero berperan sebagai sarana pelestarian nilai-nilai lokal seperti gotong royong, solidaritas, dan toleransi.
Melalui tarian ini, generasi muda belajar tentang pentingnya kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
