Olahraga Aman untuk Skoliosis Ringan, Tetap Aktif Tanpa Risiko

Olahraga Aman untuk Skoliosis Ringan, Tetap Aktif Tanpa Risiko

Olahraga minim benturan membantu menjaga stabilitas tulang belakang pada skoliosis ringan--

MEDIALAMPUNG.CO.IDSkoliosis ringan adalah kondisi kelengkungan tulang belakang dengan derajat rendah yang umumnya tidak menimbulkan keluhan berat. Meski demikian, kondisi ini tetap membutuhkan perhatian, terutama dalam memilih aktivitas fisik yang tepat.

Olahraga yang sesuai justru sangat dianjurkan karena mampu memperkuat otot penopang tulang belakang, menjaga fleksibilitas, serta membantu mencegah kelengkungan bertambah parah.

Pada dasarnya, penderita skoliosis ringan tetap bisa menjalani gaya hidup aktif. Namun, jenis olahraga yang dipilih harus bersifat minim benturan dan tidak memberikan tekanan berlebihan pada tulang belakang.

Tujuan utamanya bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga meningkatkan stabilitas postur dan keseimbangan tubuh.

BACA JUGA:Insiden di Way Kanan Berulang, Akademisi Unila Soroti Overkapasitas dan Pengawasan

Berenang untuk Mengurangi Beban Tulang Belakang

Berenang menjadi salah satu olahraga yang paling direkomendasikan bagi penderita skoliosis ringan. Aktivitas ini dinilai aman karena air menopang berat badan sehingga tekanan pada tulang belakang jauh lebih ringan dibandingkan olahraga darat.

Gerakan saat berenang melatih otot punggung, bahu, dan inti tubuh secara menyeluruh. Selain itu, olahraga ini membantu memperbaiki keseimbangan dan simetri otot yang mungkin terganggu akibat kelengkungan tulang belakang.

Dengan latihan yang rutin dan teknik yang tepat, berenang dapat menjadi terapi pendukung yang efektif.

BACA JUGA:Gubernur Mirza Dampingi Menhan Kunker ke Yonif 848, Soroti Program Swasembada Pangan

Yoga untuk Fleksibilitas dan Postur Tubuh

Yoga juga banyak disarankan karena fokus pada peregangan, penguatan otot, serta kesadaran terhadap postur tubuh. Gerakan yang terkontrol membantu meningkatkan fleksibilitas sekaligus memperkuat otot-otot penyangga tulang belakang.

Namun, penderita skoliosis ringan perlu berhati-hati dalam memilih pose. Gerakan memutar tubuh secara ekstrem atau posisi yang memberikan tekanan berlebih pada satu sisi punggung sebaiknya dihindari.

Latihan di bawah bimbingan instruktur berpengalaman dapat membantu meminimalkan risiko cedera.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: