Ramadan
Pelantikan Kajari

Ratusan Koperasi di Bandar Lampung Tak Lagi Beroperasi, Pembinaan Terus Digencarkan

Ratusan Koperasi di Bandar Lampung Tak Lagi Beroperasi, Pembinaan Terus Digencarkan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengungkapkan jumlah koperasi sebelumnya pernah melampaui 500 unit--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung mencatat terdapat 316 koperasi yang masih terdaftar di wilayah tersebut. 

Dari jumlah itu, 190 merupakan koperasi konvensional, sementara 126 lainnya tergolong Koperasi Merah Putih.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengungkapkan bahwa jumlah koperasi sebelumnya pernah melampaui 500 unit. 

“Namun, lebih dari 200 koperasi kini tidak lagi aktif menjalankan kegiatan operasional,”ucap ,Riana Apriana 19 Februari 2026.

BACA JUGA:Sehari Jelang Puasa, Aktivitas Sekertariat DPRD Bandar Lampung Tetap Berjalan Normal

Menurutnya, ketidakaktifan tersebut umumnya disebabkan oleh pengurus yang tidak lagi menjalankan fungsi organisasi, tidak menyelenggarakan rapat anggota tahunan (RAT), serta tidak memiliki aktivitas usaha. 

Untuk proses pembubaran, pihak dinas telah mengajukan usulan kepada Kementerian Koperasi karena kewenangan pembubaran berada di tingkat pusat.

Ia menegaskan, dinas tidak memiliki wewenang menetapkan pembubaran koperasi secara langsung. Peran pemerintah daerah sebatas melakukan verifikasi dan mengusulkan koperasi yang sudah lama tidak beroperasi agar diproses sesuai ketentuan.

*Meski demikian, pembinaan terhadap koperasi yang masih berjalan tetap dilakukan secara berkelanjutan. Pendamping koperasi diterjunkan untuk memberikan bimbingan langsung, termasuk evaluasi tahunan guna menentukan kategori koperasi sehat dan koperasi berprestasi,”sambungnya.

BACA JUGA:Dedi Yuginta Ajak Warga Jadikan Puasa Sarana Refleksi dan Berbagi

Selain fokus pada koperasi, dinas juga memberikan dukungan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam pengembangan kemasan produk. 

Saat program ini pertama kali diluncurkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Wali Kota Eva Dwiana sempat memberikan layanan pembuatan kemasan gratis bagi 39 UMKM pertama yang mendaftar. 

Saat ini layanan tersebut tetap tersedia dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program ini bertujuan membantu pelaku usaha, terutama yang baru merintis, agar memiliki kemasan yang lebih menarik dan meningkatkan daya saing produk. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: