RSUDAM Lampung Gandeng Pihak ke 3 Bangun Gedung Parkir Dan Rumah Singgah

RSUDAM Lampung Gandeng Pihak ke 3 Bangun Gedung Parkir Dan Rumah Singgah

Direktur RSUDAM Lampung, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes --

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung merespons keluhan masyarakat terkait keterbatasan lahan parkir dan minimnya jumlah kamar rumah singgah.

Direktur RSUDAM Lampung, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan inovasi pemanfaatan aset daerah melalui skema Guna Serah dengan menggandeng pihak ketiga untuk membangun gedung parkir lima lantai di lingkungan RSUDAM.

Gedung tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 500 unit mobil dan 300 unit sepeda motor. Selain itu, lantai lima akan difungsikan sebagai rumah singgah dengan 29 kamar bagi keluarga pasien.

"Jadi kita akan bangun gedung parkir dengan kapasitas sekitar 500 unit mobil dan 300 unit sepeda motor tahun ini dan juga nantinya di lantai lima akan ada rumah singgah sebanyak 29 kamar, " Kata Imam Ghozali saat diminta keterangan, Jumat 6 Februari 2026.

BACA JUGA:Polda Lampung Perkuat Penyidik Hadapi KUHP dan KUHAP Baru

Menurut Imam, pembangunan gedung lima lantai ini sekaligus akan menambah aset milik Pemerintah Daerah karena berupa bangunan baru. 

Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan tahun ini dan saat ini masih dalam proses tender.

Ia menambahkan, kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan karena status RSUDAM sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tidak memungkinkan untuk membangun fasilitas parkir berskala besar tanpa berdampak pada anggaran pelayanan kesehatan lainnya.

Sambil menunggu proses pembangunan yang diperkirakan berlangsung selama 8 hingga 10 bulan, pihak manajemen akan mengambil langkah sementara dengan meminta karyawan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi guna mengurangi kepadatan parkir.

BACA JUGA:RDP DPRD–Disdik Sepakati Pembenahan Menyeluruh Sekolah Siger

"Jadi kita saat ini sembari menunggu proses pembangunan meminta pegawai untuk tidak membawa mobil sementara supaya ada lahan tersedia apa lagi saat saat jam sibuk, "jelasnya

Untuk pembangunan lahan parkir sekaligus rumah singgah tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar. 

Investor proyek berasal dari Jakarta, mengingat besarnya nilai investasi yang diperlukan. 

"Jadi proyek ini membutuhkan anggaran Rp40 miliar. Kita dapat investor dari Jakarta karena tidak mendapatkan investor lokal, " Pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait