Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Bandar Lampung Perketat Antisipasi PMK pada Hewan Ternak

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Bandar Lampung Perketat Antisipasi PMK pada Hewan Ternak

Poto ilustrasi--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini menjelang bulan suci Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, yang biasanya diikuti peningkatan lalu lintas serta permintaan hewan ternak.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan vaksin PMK kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung sebagai langkah awal pengendalian penyakit.

“Alhamdulillah, pada 26 Januari lalu kami menerima bantuan vaksin PMK sebanyak 500 dosis. Vaksin ini merupakan tahap pertama untuk Kota Bandar Lampung,” ujar Dedeh, Sabtu 31 Januari 2026.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Siapkan BOSDA 2026, Pungutan Uang Komite SMPN Dihapus

Saat ini, Dinas Pertanian masih memfokuskan kegiatan pada pendataan dan inventarisasi hewan ternak, khususnya sapi dan kambing, yang tersebar di wilayah Kota Bandar Lampung. Pendataan tersebut dilakukan sebelum pelaksanaan vaksinasi secara menyeluruh.

“Kami mendata jumlah ternak yang akan divaksin sekaligus memastikan kondisi kesehatannya. Hingga saat ini, belum ditemukan hewan ternak yang menunjukkan gejala PMK,” jelasnya.

Menurut Dedeh, inventarisasi sangat penting agar program vaksinasi dapat berjalan tepat sasaran dan efektif, terutama untuk menjaga kualitas serta kesehatan hewan ternak yang akan diperdagangkan menjelang hari besar keagamaan.

Langkah antisipasi ini dilakukan mengingat pada periode menjelang puasa dan Idul Fitri biasanya terjadi lonjakan permintaan serta mobilitas hewan ternak antarwilayah.

BACA JUGA:LMND Bandar Lampung Nilai SMA Siger Penting untuk Menjaga Hak Pendidikan Anak Rakyat

Selain vaksinasi, Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung juga rutin melakukan pendampingan dan edukasi kepada para peternak melalui dokter hewan yang turun langsung ke lapangan.

“Peternak terus kami imbau untuk menjaga kebersihan kandang, lingkungan sekitar ternak, memberikan pakan yang sesuai, serta melakukan vaksinasi PMK pada ternak yang telah berusia minimal tiga bulan,” kata Dedeh.

Ia berharap, melalui pelaksanaan vaksinasi PMK tahap pertama ini, kondisi kesehatan hewan ternak di Kota Bandar Lampung tetap terjaga sehingga masyarakat merasa aman dalam memenuhi kebutuhan ternak menjelang Idul Fitri.

“Kami juga berharap ke depan ada tambahan vaksin pada tahap berikutnya agar seluruh hewan ternak di Kota Bandar Lampung dapat terlindungi secara maksimal,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait