Dhena Devanka Tegas Bantah Isu Nikah Siri dengan Anton Subowo, Sebut Rumor Fitnah Berkepanjangan
Dhena Devanka Bantah Isu Nikah Siri dengan Anton Subowo. - Foto Instimewa--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Nama Dhena Devanka kembali menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan yang menyebut dirinya telah menjalani pernikahan siri dengan pengusaha Anton Subowo.
Menanggapi kabar tersebut, Dhena akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi tegas melalui unggahan di media sosial pribadinya.
Ia membantah seluruh narasi yang menyebut dirinya memiliki hubungan apa pun dengan Anton Subowo maupun istrinya, Dina Olivia.
Melalui fitur Insta Story, Dhena Devanka menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal Anton Subowo dan tidak pernah memiliki keterkaitan dengan keluarga sang pengusaha.
Ia menegaskan tidak pernah bertemu, berkomunikasi, atau terlibat dalam urusan apa pun dengan pihak-pihak yang disebut dalam rumor tersebut.
Klarifikasi itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilainya sudah terlalu jauh dan menyesatkan opini publik.
Dhena mengungkapkan bahwa isu pernikahan siri tersebut bukanlah hal baru. Menurutnya, rumor serupa telah berulang kali muncul selama kurang lebih tiga tahun terakhir.
Ia mengaku merasa lelah dan jengah harus terus menghadapi tuduhan yang sama, terlebih karena narasi yang beredar semakin liar dan tidak berdasar.
BACA JUGA:Kepala Cenat-Cenut: Dari Penyebab Sepele hingga Sinyal Gangguan Kesehatan
Bahkan, ia menilai tuduhan tersebut telah memenuhi unsur fitnah serta pencemaran nama baik yang berpotensi merugikan dirinya secara pribadi maupun profesional.
Lebih lanjut, Dhena menyoroti pola penyebaran isu yang menurutnya semakin tidak masuk akal. Ia menyebut adanya praktik manipulasi visual berupa foto-foto yang diedit dan disusun sedemikian rupa untuk membangun narasi seolah-olah tuduhan tersebut benar adanya.
Situasi ini membuatnya akhirnya memilih untuk bersuara, setelah sebelumnya berusaha diam demi menghindari polemik yang berkepanjangan.
Menurut Dhena, keputusan untuk berbicara secara terbuka diambil karena banyak pihak mulai terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
