Lontong Mie Madura: Perpaduan Karbohidrat dan Cita Rasa Khas Pesisir
Lontong mie Madura merupakan salah satu kuliner tradisional yang mencerminkan kekayaan rasa dan kreativitas masyarakat Madura dalam mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang mengenyangkan dan lezat--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Lontong mie Madura merupakan salah satu kuliner tradisional yang mencerminkan kekayaan rasa serta kreativitas masyarakat Madura dalam mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang mengenyangkan dan bercita rasa kuat.
Sajian ini memadukan lontong berbahan dasar beras dengan mie kuning yang lembut, kemudian disiram kuah gurih kaya rempah yang menggugah selera.
Tak sekadar berfungsi sebagai pengganjal perut, lontong mie Madura juga menjadi simbol kebersamaan dan identitas kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.
Kehadirannya masih bertahan hingga kini dan terus dinikmati lintas generasi.
BACA JUGA:Pastikan Dapur SPPG Tetap Sehat, Polres Lamsel Lakukan Pemeriksaan Hepatitis A
Asal Usul dan Nilai Budaya
Lontong mie telah lama dikenal di berbagai wilayah Madura, khususnya di daerah pesisir dan kawasan perkampungan dengan aktivitas masyarakat yang padat. Hidangan ini lazim dijajakan oleh pedagang kaki lima sejak pagi hingga menjelang siang hari, menjadikannya sebagai menu sarapan favorit masyarakat setempat.
Keberadaan lontong mie Madura tidak bisa dilepaskan dari budaya makan masyarakat Madura yang menyukai sajian berkuah, gurih, mengenyangkan, dan terjangkau.
Dalam berbagai kegiatan sosial seperti acara keluarga, pengajian, hingga perayaan sederhana, lontong mie kerap disajikan sebagai hidangan utama. Hal ini menunjukkan bahwa lontong mie tidak hanya bernilai kuliner, tetapi juga memiliki peran sosial dalam kehidupan masyarakat Madura.
BACA JUGA:Wabup Lampung Utara Sidak BPBD, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem
Komposisi dan Bahan Utama
Keunikan lontong mie Madura terletak pada perpaduan bahan-bahan sederhana yang disatukan secara harmonis. Lontong beras dimasak hingga padat dan kenyal, lalu dipadukan dengan mie kuning bertekstur lembut. Kuahnya dibuat dari racikan bawang, kemiri, dan berbagai rempah pilihan yang menghasilkan rasa gurih khas.
Sebagai pelengkap, tauge segar ditambahkan untuk memberikan sensasi renyah, sementara taburan bawang goreng memperkaya aroma dan cita rasa.
Sajian ini semakin lengkap dengan sambal petis atau sambal cabai sebagai penambah rasa, serta perasan jeruk nipis yang menghadirkan sentuhan asam segar. Di beberapa daerah, lontong mie Madura juga dilengkapi irisan telur rebus, tahu goreng, atau potongan ayam untuk menambah kelezatan dan nilai gizi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




