Denada Menolak Gugatan Ganti Rugi Rp7 Miliar dari Ressa Rizky Rossano

Denada Menolak Gugatan Ganti Rugi Rp7 Miliar dari Ressa Rizky Rossano

Denada Tolak Ganti Rugi. - Foto Instagram Denada--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Penyanyi sekaligus selebritas Denada kembali menjadi perhatian publik setelah mengambil sikap tegas menolak gugatan ganti rugi senilai Rp7 miliar yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano.

Pria asal Banyuwangi itu mengklaim dirinya sebagai anak biologis Denada dan menuding sang artis telah melakukan penelantaran sejak ia lahir.

Sikap penolakan Denada terungkap dalam sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 15 Januari 2026.

Dalam agenda tersebut, Denada tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya.Ketidakhadiran Denada disebabkan oleh agenda pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

BACA JUGA:Rujuk dengan Insanul Fahmi, Inara Rusli Dinilai Hotman Paris Salah Langkah

Kuasa hukum Denada menjelaskan bahwa kliennya tengah menjalani aktivitas profesional sehingga tidak memungkinkan hadir di ruang sidang.

Meski demikian, sikap hukum Denada terhadap gugatan yang diajukan telah disampaikan secara jelas melalui perwakilan resminya, yakni menolak seluruh tuntutan ganti rugi yang diminta penggugat.

Proses mediasi yang berlangsung tidak menghasilkan kesepakatan. 

Pihak penggugat menyatakan bahwa pertemuan tersebut berakhir tanpa titik temu karena tuntutan yang diajukan tidak mendapatkan persetujuan dari pihak Denada. Dengan demikian, mediasi dinyatakan gagal dan perkara akan berlanjut ke tahap persidangan berikutnya.

BACA JUGA:Ragam Obat Alami Kista dan Cara Aman Memanfaatkannya

Selain menuntut ganti rugi secara materiil, Ressa Rizky Rossano juga mengajukan tuntutan agar Denada mengakui dirinya sebagai anak biologis secara hukum.

Pihak Ressa menilai pengakuan tersebut menjadi inti dari gugatan yang diajukan, karena selama bertahun-tahun Ressa mengaku tidak pernah mendapatkan kejelasan mengenai status dirinya.

Ressa juga menepis anggapan bahwa langkah hukum yang ia tempuh bertujuan untuk mencari sensasi atau popularitas.

Ia menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukannya murni demi mendapatkan pengakuan sebagai anak, sesuatu yang menurutnya tidak pernah ia rasakan selama lebih dari dua dekade hidupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: