MBG Dinilai Tak Layak Konsumsi, Kepala SDN 3 Sendang Sari Ngamuk

MBG Dinilai Tak Layak Konsumsi, Kepala SDN 3 Sendang Sari Ngamuk

Video protes kepala SDN 3 Sendang Sari soal MBG viral di media sosial-Foto Dok-

LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Sajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan SPPG Hajjah Lis di bawah naungan Yayasan Pengembangan Potensi Sumberdaya Pertahanan (YPPSD), Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, diduga tidak layak konsumsi. 

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar video di media sosial yang menampilkan keluhan keras dari pihak sekolah penerima manfaat.

Kepala SD Negeri 3 Sendang Sari, Ida Yulia Mega, dalam video yang beredar di Facebook hingga TikTok, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas MBG yang disajikan untuk para siswanya. 

Ia menilai sajian yang diterima tidak hanya mengecewakan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak.

BACA JUGA:Dana Rp32 Triliun Harus Berputar di Lampung, Gubernur Mirza Dorong Peran Bank Lampung

“Saya meminta tolong kepada yang punya dapur MBG kalau masih mau kerja sama, sebab saya sudah puas sabar. Dari tidak operasional, hingga masuk sekolah tidak ada ganti rugi ataupun kompensasi terhadap pihak sekolah,” ujar Ida Yulia Mega dalam video berdurasi 1 menit 08 detik yang direkam pada Senin, 12 Januari 2026.

Ia juga menyoroti buruknya komunikasi dan sikap pengelola dapur MBG terhadap pihak sekolah. 

“Selain itu, pemberhentian sepihak bahkan tanggapan dari pihak dapur MBG kepada pihak sekolah tidak ada,” tuturnya dengan nada kecewa.

Dalam video tersebut, Ida Yulia Mega memperlihatkan kondisi makanan yang disebutnya tidak layak, termasuk tempe dan buah anggur yang diduga sudah busuk. 

BACA JUGA:Vitamin E, Rahasia Alami Kulit Sehat dan Cantik dari Dalam

“Hari ini, apa anggapan kamu orang ngasih tempe busuk, anggur busuk. Ini bukan binatang, ini anak sekolah. Kalau murid kami keracunan, apa kamu orang mau tanggung jawab,” katanya.

Ia bahkan menegaskan akan menyampaikan persoalan ini kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, jika pengelolaan MBG tidak dibenahi.

“Hal ini akan saya sampaikan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kalau memang para pekerjanya tidak profesional, maka harus ganti para pekerjanya,” ujar Ida Yulia Mega sambil memukul wadah anggur yang disediakan oleh MBG SPPG Hajjah Lis YPPSD Kelurahan Sendang Sari.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Makanan Bergizi Gratis Hajjah Lis YPPSD Kelurahan Sendang Sari, Abib Saputra, mengakui adanya kekurangan dan menyatakan akan segera melakukan perbaikan sistem operasional. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: