Empat Curug Ikonik di Sukabumi yang Menyimpan Pesona Geopark Ciletuh
Curug Cimarinjung salah satu curug ikonik di Sukabumi. - Foto instagram @indrasurantoo--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat yang dianugerahi kekayaan alam luar biasa, mulai dari bentang pantai, perbukitan, hingga air terjun yang tersebar di berbagai sudut kawasan.
Salah satu kawasan yang paling menonjol adalah Geopark Ciletuh–Palabuhanratu, sebuah taman bumi yang menyimpan jejak sejarah geologi berusia jutaan tahun.
Proses alam yang berlangsung sangat lama itu membentuk lanskap unik berupa tebing batuan purba, lembah, sungai, serta deretan air terjun atau yang lebih akrab disebut curug.
Keberadaan curug-curug tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan suasana petualangan di alam terbuka.
BACA JUGA:Ketua Komisi I DPRD: Operasional Arwana Homestay Bermasalah Secara Hukum
Di antara banyaknya air terjun yang tersebar di kawasan Geopark Ciletuh, terdapat empat curug yang kerap direkomendasikan karena keindahan visual, karakter alamnya yang khas, serta akses yang relatif mudah dijangkau.
Keempatnya menyuguhkan pengalaman wisata yang berbeda, namun sama-sama memikat. Curug Semar merupakan salah satu air terjun yang masih terjaga kealamiannya.
Terletak di Kampung Cisantri, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, air terjun ini berada di tengah lingkungan alam yang hijau dan asri.
Tebing-tebing batu yang ditumbuhi pepohonan lebat mengapit aliran air yang jatuh dengan jernih, menciptakan suasana sejuk dan menenangkan.
BACA JUGA:DPRD Lampung Utara Respons Keluhan Warga soal Aktivitas PT Kencana Acidindo Perkasa
Air terjun setinggi kurang lebih 25 meter ini awalnya dikenal dengan nama Curug Cigolodog. Namun, keberadaan sebuah batu besar yang menyerupai sosok Semar membuat masyarakat setempat lebih akrab menyebutnya sebagai Curug Semar.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung perlu berjalan kaki melewati pematang sawah dan aliran sungai kecil berbatu, sebuah perjalanan singkat yang justru menambah kesan alami sebelum tiba di lokasi curug.
Beranjak ke wilayah Ciemas, Curug Cimarinjung menawarkan panorama alam yang lebih megah dan dramatis. Air terjun ini diapit oleh tebing-tebing raksasa berwarna cokelat yang menjadi ciri khas bentang alam Geopark Ciletuh.
Lapisan batuan sedimen yang tersusun rapi pada dinding tebing menjadi saksi proses geologi purba yang berlangsung sejak jutaan tahun silam. Dengan ketinggian sekitar 45 meter, Curug Cimarinjung dialiri oleh Sungai Cimarinjung yang debit airnya cukup deras.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
