Akses Mobil Segera Terbuka, Jembatan Beton Seranggas Ditarget Rampung Januari 2026
Akses Liwa–Pantau diharapkan lancar kembali setelah jembatan beton selesai dibangun-Foto Dok-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melaksanakan pembangunan jembatan beton di ruas jalan amblas Lingkungan Seranggas, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit.
Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan akses transportasi yang selama ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Kepala Dinas PUPR Lampung Barat, Mia Miranda, S.T., menyampaikan bahwa jembatan yang dibangun menggunakan rangka baja dengan lantai beton tersebut ditargetkan rampung pada Januari 2026.
Proses pembangunan dipercepat agar tidak menghambat aktivitas masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diiringi peningkatan mobilitas warga.
BACA JUGA:Setahun, Dana CSR dari Seluruh Perusahaan di Lambar Hanya Terkumpul Rp1,55 Miliar
Menurut Mia Miranda, jembatan ini dirancang agar dapat dilalui kendaraan roda empat dengan batas maksimal beban hingga dua ton.
Dengan spesifikasi tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat serta distribusi barang di wilayah Seranggas dan sekitarnya dapat kembali berjalan lancar, aman, dan efisien.
Ia menjelaskan, kondisi jalan amblas di Seranggas selama ini menjadi kendala serius, khususnya bagi pengguna jalur Liwa menuju Pantau.
Akses yang terbatas membuat aktivitas sosial dan ekonomi warga terganggu. Oleh karena itu, percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas agar hambatan transportasi tidak berlarut-larut.
BACA JUGA:DANA Kaget Hari Ini Belum Muncul? Ini Penjelasan Resminya
Dinas PUPR Lampung Barat juga berharap dukungan penuh dari masyarakat sekitar agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Partisipasi warga dinilai penting, baik dalam menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan maupun dalam pengawasan pemanfaatan jembatan setelah selesai dibangun.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Lingkungan Pantau, Devyanto, yang juga merupakan koordinator pembangunan jembatan swadaya sebelumnya, menyatakan kesiapan masyarakat untuk berkolaborasi dengan Dinas PUPR.
Ia menilai kehadiran jembatan beton ini sangat dinantikan warga karena jembatan swadaya yang dibangun sebelumnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
