Okupansi Hotel Berbintang di Bandar Lampung Tinggi Selama Libur Nataru 2025/2026

Okupansi Hotel Berbintang di Bandar Lampung Tinggi Selama Libur Nataru 2025/2026

Okupansi Hotel Berbintang di Bandar Lampung Tinggi Selama Libur Nataru 2025/2026--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung melaporkan bahwa tingkat keterisian hotel berbintang selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menunjukkan tren yang sangat positif. 

Rata-rata tingkat hunian tercatat mencapai sekitar 85 persen, bahkan beberapa hotel dilaporkan mengalami keterisian hampir penuh hingga menyentuh angka 100 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih dalam proses menghimpun data lengkap terkait jumlah kunjungan wisatawan. 

Hal tersebut disebabkan laporan resmi dari pihak hotel dan pengelola destinasi wisata belum seluruhnya masuk.

BACA JUGA:Soroti Mahalnya Biaya Politik PKS Bandar Lampung Buka Opsi Pilkada Lewat DPRD

“Data lengkapnya memang belum kami terima karena masih menunggu laporan dari hotel dan pengelola objek wisata. Rekap keseluruhan baru bisa dilakukan setelah tanggal 5,” ujar Adiansyah. Minggu 4 Januari 2026.

Ia menyampaikan bahwa data sementara yang dimiliki saat ini baru mencakup hotel berbintang. Sementara itu, penginapan non bintang atau hotel melati belum termasuk dalam pendataan resmi.

“Pendataan ini khusus hotel berbintang. Dari data tersebut, rata-rata okupansi berada di kisaran 85 persen selama libur Nataru,” jelasnya.

Menurut Adiansyah, tingkat hunian hotel mulai meningkat sejak 24 Desember dan bertahan stabil hingga awal Januari. Beberapa hotel bahkan dilaporkan mengalami lonjakan signifikan dengan tingkat keterisian di atas 90 persen.

BACA JUGA:Wali Kota Eva Dwiana Minta Perusahaan di Bandar Lampung Patuhi UMK 2026

“Ada hotel yang tingkat hunian mencapai 90 persen, bahkan ada yang penuh. Hingga saat ini kondisinya masih relatif sama,” katanya.

Selain sektor perhotelan, kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung juga mengalami peningkatan jika dibandingkan hari normal. 

Meski demikian, ia belum dapat menyampaikan angka pasti terkait persentase kenaikan karena proses pengumpulan data masih berlangsung.

“Kunjungan ke tempat wisata jelas meningkat, tapi angka pastinya belum bisa kami sampaikan. Setiap destinasi memiliki lonjakan yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: