Menjelajah Pulau-Pulau Cantik di Aceh, Surga dari Ujung Barat Nusantara
Pulau Banyak merupakan salah satu Pulau Cantik di Aceh - Foto instagram @awesomeaceh --
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Di ujung barat Indonesia, provinsi yang dikenal religius ini ternyata menyimpan sejuta pesona alam yang luar biasa.
Tak hanya terkenal karena sejarah dan budayanya, Aceh juga menjadi rumah bagi pulau-pulau eksotis dengan laut jernih, pantai berpasir putih, dan kehidupan bawah laut yang menakjubkan.
Setiap pulaunya punya cerita dan keunikan tersendiri, menjadikannya destinasi wisata bahari yang wajib dikunjungi bagi para pencinta alam dan petualangan.
BACA JUGA:7 Kampung Batik yang Wajib Masuk Daftar Jelajahmu
Pulau Weh, Gerbang Nol Kilometer Indonesia
Pulau Weh menjadi ikon wisata bahari Aceh. Terletak di ujung paling utara Indonesia, pulau ini sering disebut “kilometer nol” karena menjadi titik awal perhitungan jarak di Tanah Air. Kota Sabang yang menjadi pusat aktivitas di pulau ini begitu tenang dan ramah wisatawan.
Air lautnya yang jernih dan terumbu karang yang terjaga menjadikan Pulau Weh surga bagi penyelam dan pecinta snorkeling. Spot terkenal seperti Iboih dan Gapang menjadi langganan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Selain menyelam, pengunjung juga bisa menikmati atraksi lumba-lumba di laut lepas atau sekadar bersantai di tepi pantai sambil menyesap kelapa muda.
BACA JUGA:Air Terjun Binanga Bolon, Permata Tersembunyi di Lembah Simalungun
Pulau Banyak, Kepulauan 99 Pesona
Di bagian barat Aceh Singkil, terbentang gugusan kepulauan menawan yang dikenal dengan sebutan Pulau Banyak. Konon, ada 99 pulau di kawasan ini, sebagian besar masih alami dan belum banyak tersentuh wisata massal.
Pulau Banyak menawarkan pemandangan laut sebening kaca, pasir putih lembut, dan ombak tinggi yang menantang bagi peselancar.
Pulau Tailana dan Palambak adalah dua di antara pulau terindah di gugusan ini. Keduanya cocok untuk kegiatan berkemah di tepi pantai, snorkeling, hingga memotret keindahan matahari terbenam.
Tak hanya itu, kawasan ini juga menjadi habitat alami penyu hijau dan penyu belimbing, dua spesies langka yang dilindungi. Pada musim tertentu, wisatawan bisa menyaksikan momen langka saat penyu bertelur di tepi pantai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
