Satreskrim Polresta Bandar Lampung Tangkap Dua Pelaku Curanmor
Sindikat curanmor di Bandar Lampung terbongkar, polisi amankan dua orang pelaku.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah meresahkan masyarakat.
Dalam pengungkapan tersebut, dua pelaku berinisial HY (40), warga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dan M (40), warga Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, berhasil diamankan.
Sementara dua pelaku lainnya, yakni RI (35) yang merupakan adik kandung HY, serta E (34), masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan hasil pengembangan dari dua laporan masyarakat di lokasi berbeda.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Lahap Radar Space Kitchen Bar and Lounge di Bandar Lampung
Dari hasil penyelidikan, polisi mendapati bahwa para pelaku tergabung dalam satu jaringan yang sama dan telah beraksi di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung.
“Dari hasil pengembangan, kami menemukan dua laporan berbeda, tetapi pelakunya masih satu jaringan. Mereka beraksi di banyak lokasi dalam waktu berdekatan,” jelas Kombes Alfret.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka HY berperan sebagai pengintai atau pilot, yang memastikan situasi sekitar aman sebelum eksekusi dilakukan.
Sementara RI dan E berperan sebagai eksekutor yang menyiapkan serta menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci kontak sepeda motor.
BACA JUGA:Sebanyak 530 Calon jamaah Umroh Tahap Kedua Tahun 2025 Ikut Manasik Haji
Para pelaku ini kerap beraksi berpindah-pindah lokasi dalam satu malam, dengan sasaran utama sepeda motor yang tidak dilengkapi pengaman tambahan.
Mereka diketahui telah melakukan aksi di sejumlah wilayah seperti Jagabaya II, Way Halim, Kedamaian, Gedong Air, Pasar Tugu, dan Antasari.
Kombes Pol Alfret menambahkan, jaringan curanmor ini telah melakukan aksi di lebih dari sepuluh lokasi, bahkan sempat mencuri satu unit sepeda motor dinas milik anggota Polresta Bandar Lampung.
“Ada sepuluh lokasi yang berhasil mereka ambil, di antaranya Jagabaya, Gedong Air, Pasar Tugu, Tanjung Agung Kedamaian, dan Antasari. Salah satu korbannya merupakan anggota kami sendiri,” ungkap Kombes Alfret.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




