Serunya Menyusuri Sungai Banjarmasin dengan Kelotok
Wisata susur sungai di Kalimantan - Foto instagram @ahmd_ymni--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Jika ada kota di Indonesia yang mendapat julukan “Kota Seribu Sungai”, maka Banjarmasin di Kalimantan Selatan adalah jawabannya. Sungai di kota ini bukan sekadar latar pemandangan, melainkan nadi kehidupan yang membentuk budaya masyarakatnya.
Cara terbaik untuk mengenal Banjarmasin tentu saja dengan menyusuri sungainya, dan transportasi khas yang digunakan adalah kelotok—perahu bermotor sederhana yang menjadi ikon perjalanan air di Banua.
Kelotok sudah lama digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari, terutama sebelum jalur darat berkembang seperti sekarang. Suara mesin diesel yang khas membuatnya mudah dikenali, dan hingga kini masih menjadi pilihan utama untuk wisatawan yang ingin menjelajahi Sungai Martapura maupun Sungai Barito.
Naik kelotok memberikan pengalaman berbeda karena kita bisa melihat lebih dekat kehidupan warga bantaran sungai, pasar terapung, hingga kawasan konservasi yang menyimpan satwa endemik.
BACA JUGA:Pantai Setangi: Mutiara Tersembunyi dengan Senja Romantis di Lombok Utara
Tarif dan Waktu Terbaik
Bagi wisatawan, menyewa kelotok bisa dilakukan di Kawasan Wisata Siring atau dermaga lain yang tersebar di tepi sungai.
Harga sewanya bervariasi, mulai dari sekitar Rp450 ribu per perahu untuk perjalanan pulang pergi berdurasi satu jam.
Tarif ini biasanya berlaku untuk rombongan, sehingga jika berangkat bersama keluarga atau teman biayanya bisa ditanggung bersama.
BACA JUGA:Menyusuri Pesona Wisata Pekanbaru, Dari Alam Asri hingga Kentalnya Budaya Melayu
Ada juga opsi membayar per orang, tetapi perahu baru akan berangkat jika kuota penumpang terpenuhi, biasanya minimal 15 orang.
Satu hal penting: waktu paling pas untuk berkeliling sungai adalah pagi hari sebelum matahari terlalu tinggi.
Biasanya pengemudi kelotok sudah siap sejak pukul 05.30 WITA.
Jika ingin merasakan suasana pasar terapung yang legendaris, sebaiknya berangkat sebelum pukul 06.00 agar tidak ketinggalan aktivitas warga yang menjajakan hasil bumi di atas perahu kecil.
BACA JUGA:Air Terjun Lagandang, Surga Tersembunyi di Enrekang
Tujuan Wisata Menarik di Jalur Sungai
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




