Jembatan di Sumber Agung Suoh Ambruk Diterjang Banjir Usai Hujan Deras

Jembatan di Sumber Agung Suoh Ambruk Diterjang Banjir Usai Hujan Deras

Jembatan utama di Pekon Sumber Agung hanyut terbawa arus usai hujan deras selama tiga jam-Foto Dok-

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, selama tiga jam pada Senin siang menyebabkan banjir dan merusak sejumlah infrastruktur. 

Salah satunya jembatan utama di Pemangku Sinar Sari, Pekon Sumber Agung, yang ambruk setelah tidak mampu menahan derasnya arus sungai.

Peratin Pekon Sumber Agung, Joko Purnomo, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi sejak pagi memicu kenaikan volume air sungai secara signifikan hingga akhirnya meluap. 

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan banjir di beberapa titik pemukiman, tetapi juga menghanyutkan jembatan penghubung antarwilayah yang menjadi akses vital warga.

BACA JUGA:109 Mahasiswa ITPLN Resmi Bergabung dalam Program Ikatan Kerja PLN

“Curah hujan yang terjadi selama tiga jam menyebabkan air sungai meluap dan banjir. Jembatan kami yang ada di Pemangku Sinar Sari ini tidak kuat menahan tekanan air yang sangat deras sehingga akhirnya ambruk dan terbawa arus,” ungkap Joko Purnomo.

Kerusakan jembatan tersebut berdampak besar pada aktivitas masyarakat, terutama pelajar, petani, dan pedagang yang biasa melintasi jalur itu untuk menuju pasar, sekolah, maupun tempat kerja.

Pemerintah pekon bersama warga langsung melakukan gotong royong untuk membersihkan material jembatan yang hanyut serta mengevakuasi warga di sekitar lokasi banjir. 

Namun, perbaikan permanen diperkirakan membutuhkan waktu lama karena kerusakan cukup parah dan cuaca masih belum menentu.

BACA JUGA:Jembatan Gantung Putus, Rumah Warga di Mandiri Sejati Terdampak Banjir

Joko Purnomo menambahkan, masyarakat di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

“Kami menghimbau seluruh warga agar selalu memantau kondisi cuaca dan siap siaga terhadap kemungkinan bencana banjir susulan. Jangan memaksakan diri melewati daerah rawan banjir dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kondisi yang membahayakan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Suoh, Dapet Jakson, juga mengingatkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar penanganan bencana dapat lebih cepat dilakukan dan beban warga terdampak bisa diringankan. 

Dengan kondisi cuaca yang masih belum stabil, masyarakat diimbau selalu waspada dan mengambil langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait