Sistem Regenerative Braking pada Mobil Listrik: Cara Kerja dan Manfaatnya
ILUSTRASI: Teknologi pengereman regeneratif membuat mobil listrik makin efisien--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana mobil listrik bisa mengisi baterainya kembali saat mengerem? Nah, teknologi ini dikenal sebagai regenerative braking system.
Tidak hanya memperlambat laju kendaraan, tapi juga mengubah energi yang biasanya hilang menjadi energi listrik yang dapat digunakan kembali. Menarik, bukan?
Dalam dunia EV (Electric Vehicle), setiap tetes energi sangat berharga. Dengan sistem ini, efisiensi kendaraan meningkat, jarak tempuh bertambah, dan biaya operasional bisa ditekan.
Yuk, kita kupas tuntas bagaimana sistem pengereman regeneratif bekerja, serta apa saja manfaatnya untuk pengguna mobil listrik.
BACA JUGA:Aion V Luxury, Mobil Listrik dengan Desain Futuristik
Apa Itu Regenerative Braking?
Regenerative braking adalah teknologi pengereman pada mobil listrik yang mengubah energi kinetik kendaraan menjadi energi listrik.
Energi ini kemudian disimpan kembali ke dalam baterai untuk digunakan saat kendaraan melaju lagi. Dengan cara ini, mobil tidak hanya menghemat energi, tapi juga memperpanjang umur baterai.
Berbeda dengan sistem pengereman konvensional yang mengandalkan gesekan antara kampas rem dan cakram, pengereman regeneratif justru memanfaatkan motor listrik sebagai generator untuk menghasilkan daya listrik saat mobil melambat.
BACA JUGA:Kawasaki Vulcan S: Cruiser Modern dengan Perpaduan Kenyamanan dan Performa
Cara Kerja Sistem Regenerative Braking
Prosesnya bisa diibaratkan seperti mengisi ulang baterai ponsel saat sedang digunakan. Saat pengemudi menginjak pedal rem, alih-alih hanya mengandalkan gesekan mekanis, motor listrik akan beralih fungsi menjadi generator.
Tahapan kerjanya:
- Deselerasi dimulai – Ketika pedal rem ditekan atau kaki diangkat dari pedal gas, sistem kontrol kendaraan memberi sinyal ke motor listrik.
- Motor listrik berubah fungsi menjadi generator – Energi kinetik dari roda dipindahkan ke motor listrik yang berperan menghasilkan energi listrik.
- Energi disalurkan ke baterai – Listrik yang dihasilkan dialirkan ke baterai untuk disimpan.
- Mobil melambat secara halus – Proses ini memperlambat mobil tanpa kehilangan energi dalam bentuk panas seperti pada rem biasa.
BACA JUGA:Benelli Panarea: Skutik Retro Modern dengan Gaya dan Fungsionalitas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




