Berapa Lama Henna Tahan di Kulit? Fakta, Tips, dan Cara Merawatnya
Henna adalah seni menghias kulit dengan menggunakan pasta dari daun tanaman henna. Foto: Freepik-------
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Henna sudah lama dikenal sebagai seni menghias kulit menggunakan pasta dari daun tanaman henna (Lawsonia inermis).
Tradisi ini berusia ribuan tahun dan masih populer hingga sekarang, terutama untuk momen istimewa seperti pernikahan, acara adat, hingga festival budaya.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: berapa lama henna bisa bertahan di kulit? Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung kondisi kulit, jenis henna, hingga cara perawatan setelah diaplikasikan.
Artikel ini akan membahas lama ketahanan henna, faktor yang mempengaruhinya, tips agar warna lebih awet, serta mitos dan fakta yang perlu kamu tahu.
BACA JUGA:10 Selebriti Terkaya di Indonesia, Ada Nama yang Mengejutkan!
Apa Itu Henna dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Henna dibuat dari bubuk daun tanaman henna yang dikeringkan, lalu dicampur dengan cairan alami seperti air lemon hingga menjadi pasta. Pasta ini kemudian dioleskan pada kulit.
Saat mengering, zat warna alami (lawsone) dalam henna akan menempel pada lapisan terluar kulit.
Hasilnya adalah warna merah kecokelatan yang khas dan semakin pekat dalam beberapa jam setelah pasta dilepas.
BACA JUGA:Tradisi Kebo-keboan, Warisan Budaya Unik Banyuwangi
Berapa Lama Warna Henna Bertahan di Kulit?
Umumnya, warna henna bisa bertahan 7 hingga 21 hari. Namun, intensitas warnanya akan memudar seiring waktu. Beberapa hal yang memengaruhi durasi ketahanan henna antara lain:
- Jenis kulit: Kulit kering membuat henna lebih awet, sedangkan kulit berminyak membuat warnanya cepat pudar.
- Lokasi aplikasi: Area yang sering bergesekan atau terkena air (seperti telapak tangan) lebih cepat memudar daripada area lengan atau kaki.
- Kualitas henna: Henna alami dan segar memberi warna lebih pekat dibanding henna campuran kimia.
- Perawatan: Hindari air dan sabun keras setelah aplikasi agar warna tidak cepat hilang.
Lingkungan & aktivitas: Cuaca panas, lembap, atau aktivitas yang membuat banyak berkeringat bisa mempercepat pudarnya warna.
BACA JUGA:6 Artis Indonesia yang Memiliki Garis Keturunan dari Pahlawan Nasional
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
