BYD Cetak Penjualan 4.195 Unit di GIIAS 2025, Tren Mobil Listrik Meningkat
BYD Atto 1 menawarkan performa yang optimal untuk penggunaan harian.-Foto Instagram@byd_indonesia-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi panggung sukses bagi BYD Indonesia.
Selama pameran otomotif yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025, merek asal Tiongkok ini membukukan penjualan 4.195 unit untuk gabungan produk BYD dan Denza.
Menurut Head of Public and Government Relations BYD Indonesia, Luther Pandjaitan, hasil ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.
“Pencapaian penjualan cukup signifikan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya test drive dan perhatian konsumen terhadap produk kami,” ujar Luther saat konferensi pers, Rabu (13 Agustus 2025).
BACA JUGA:Berikut Ini Adalah 8 Mobil Listrik Mungil Favorit untuk Aktivitas Harian di Dalam Kota
Luther menegaskan bahwa keberhasilan di GIIAS 2025 menjadi bukti kuat bahwa mobil listrik semakin diterima masyarakat Indonesia. Bahkan, tren ini tidak hanya terjadi di ajang pameran.
Secara keseluruhan total hasil penjualan BYD dan Denza sepanjang Januari hingga Juli 2025 ternyata sudah mencapai angka 22.600 unit dan dari total itu BYD berkontribusi sekitar 16.400 unit sedangkan Denza hanya menyumbang 6.200 unit.
“Angka ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap teknologi dan kualitas produk BYD,” tambahnya.
Tidak hanya mengumumkan capaian penjualan, BYD juga memanfaatkan GIIAS 2025 untuk memperkenalkan produk terbarunya.
BACA JUGA:Hyundai Gunakan Baterai Nikel Berenergi Tinggi untuk Mobil Listrik di Indonesia
Bahkan BYD Atto 1 secara resmi di luncurkan hanya untuk melengkapi jajaran SUV listrik mereka. Selain itu juga sorotan pengunjung masih tetap tertuju pada Yangwang U9 sebuah hypercar listrik berperforma tinggi yang menjadi daya tarik utama di booth BYD.
Mobil ini mengusung teknologi suspensi unik yang memungkinkan kendaraan melompat, fitur yang jarang ditemui pada mobil listrik konvensional.
Dengan performa penjualan yang konsisten meningkat, BYD optimistis tren kendaraan listrik di Indonesia akan terus menguat. Apalagi langkah ini sudah sejalan dengan target pemerintah dalam percepatan adopsi kendaraan yang ramah lingkungan.
“Kami akan terus berinovasi untuk mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” tutup Luther. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




