Sempat Dilaporkan Hilang, Pelajar SMKN 1 Way Tenong Akhirnya Pulang ke Rumah
Hilang tanpa kabar sepekan, Rio Saputra akhirnya kembali ke keluarganya di Way Tenong-Foto Dok-
LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Misteri hilangnya Rio Saputra, pelajar SMKN 1 Way Tenong, Lampung Barat, akhirnya terjawab.
Remaja yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Sumber Jaya itu pulang ke rumah pada Rabu malam (13 Agustus 2025) sekitar pukul 18.45 WIB.
Rio diketahui meninggalkan rumah selama sepekan tanpa kabar. Kepergiannya membuat keluarga cemas dan menggerakkan warga untuk ikut mencari. Informasi keberadaannya pun sempat menyebar luas di media sosial.
Menurut keterangan Nasrin, kakek Rio, sang cucu ternyata pergi bersama seorang temannya yang sudah tidak bersekolah ke wilayah Pringsewu untuk mencari pekerjaan. Namun, ia tidak pernah memberitahu pihak keluarga soal rencana tersebut.
BACA JUGA:Kris Dayanti Kuliah S1 di Usia 50 Tahun, Wujudkan Impian yang Tertunda
“Kami tidak tahu dia ke mana. Tiba-tiba saja malam itu dia pulang. Alhamdulillah sehat dan tidak kurang satu apa pun,” ujar Nasrin dengan nada lega.
Kepulangan Rio disambut penuh syukur oleh orang tua dan kerabat. Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyebarkan informasi hilangnya Rio, baik melalui media sosial maupun jalur komunikasi lainnya.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian semua pihak. Informasi kepulangannya ini juga akan kami sampaikan agar tidak ada lagi pencarian,” tambah Nasrin.
Dengan kembalinya Rio, keresahan yang sempat meliputi keluarga dan warga sekitar pun mereda. Kini, sang remaja kembali berkumpul bersama keluarga di rumahnya di Pekon Sukananti, Way Tenong.
BACA JUGA:Ini Deretan Sumber Kekayaan Erin Taulany yang Bikin Publik Tercengang
Sebelumnya Suasana di Pekon Sukananti, mendadak diliputi kecemasan. Seorang remaja bernama Rio Saputra, siswa kelas X SMKN 1 Way Tenong, dilaporkan menghilang tanpa jejak sejak Jumat sore, 7 Agustus 2025.
Menurut penuturan keluarga, hari itu Rio berpamitan seperti biasa. Namun hingga malam menjelang, ia tak kunjung pulang. Upaya menghubungi telepon selulernya tak membuahkan hasil—nomornya tak aktif, seolah terputus dari dunia luar.
Kekhawatiran semakin memuncak saat pencarian bersama kerabat dan tetangga tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya.
Selama dua hari penuh, keluarga menelusuri jalur yang biasa dilewati Rio, mendatangi teman-temannya, hingga menyusuri lokasi-lokasi yang kerap ia kunjungi. Semua nihil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




