Wayang Orang: Perjalanan Seni Tradisi dari Keraton ke Panggung Modern

Wayang Orang: Perjalanan Seni Tradisi dari Keraton ke Panggung Modern

Dari istana ke layar digital, wayang orang terus bertahan di tengah tantangan zaman-Ilustrasi AI-

MEDIALAMPUNG CO.ID - Wayang orang merupakan bentuk pertunjukan klasik yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Jawa. 

Berbeda dari wayang kulit, seni ini diperankan langsung oleh manusia yang menampilkan cerita-cerita pewayangan melalui gerak tari, dialog, musik, serta ekspresi panggung. 

Pertunjukan ini lahir dari lingkup keraton dan berkembang menjadi tontonan masyarakat luas yang sarat akan nilai-nilai filosofis dan budaya.

Wayang orang memiliki sejarah panjang yang bermula sejak masa kerajaan-kerajaan awal di Jawa, seperti Mataram Kuno. 

BACA JUGA:Menabur Karya dan Budaya Yang Berlandaskan Keindahan Alas Purwo

Dalam berbagai catatan sejarah kuno, telah ditemukan bukti bahwa pertunjukan dengan konsep mirip wayang orang sudah dikenal masyarakat saat itu. 

Artinya, seni ini telah mengakar kuat dalam kehidupan istana dan menjadi bagian dari upacara maupun hiburan bangsawan.

Seiring berjalannya waktu, pertunjukan ini mendapat tempat khusus di lingkungan keraton Yogyakarta dan Surakarta, dua pusat kekuasaan budaya Jawa yang terbentuk setelah pembagian Mataram pada abad ke-18.

Di Yogyakarta, seni wayang orang mendapat perhatian besar dari para sultan. Pertunjukan ini tidak hanya dijadikan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan ajaran moral, nilai kepemimpinan, dan tradisi kebangsawanan.

BACA JUGA:Cara Cek Batas Transaksi Akun DANA Basic dan Premium Lengkap

Selain itu, pertunjukan ini juga menjadi simbol keluhuran budaya yang memperkuat wibawa istana.

Sementara itu, di Surakarta, pengembangan wayang orang dilakukan oleh para pangeran Mangkunegaran. 

Mereka melakukan berbagai inovasi, mulai dari pengelompokan pemain, penyusunan gerakan tari yang lebih terstruktur, hingga pengembangan cerita di luar kisah-kisah klasik. 

Perubahan-perubahan ini menjadikan pertunjukan wayang orang semakin variatif dan menarik bagi penonton.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: