Jalan Utama Rusak Parah, Kades Sumber Arum Minta Aksi Cepat Pemkab Lampung Utara
Kepala Desa Sumber Arum, Mulyadi-Foto Hasan-
LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kepala Desa Sumber Arum, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Mulyadi, meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara terkait kondisi jalan rusak di wilayahnya yang belum juga mendapat perbaikan.
Menurut Mulyadi, ruas jalan milik Pemkab yang melewati Desa Sumber Arum merupakan akses utama bagi aktivitas warga sehari-hari.
Namun, jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah dan terakhir diperbaiki pada masa pemerintahan Bupati Zaenal Abidin.
"Sudah cukup lama kerusakan itu terjadi. Terakhir diperbaiki waktu Pak Zaenal Abidin menjabat bupati. Sejak itu, belum ada perbaikan lagi, padahal jalan ini satu-satunya akses utama masyarakat," ungkap Mulyadi pada Jumat, 1 Agustus 2025.
BACA JUGA:Desa Sumber Arum Salurkan Bantuan Pangan untuk 332 KPM
Desa Sumber Arum memiliki wilayah seluas 10.100 hektare dengan jumlah mata pilih mencapai 10.806 orang.
Namun ironisnya, dari total panjang jalan sekitar 2.000 kilometer, hampir seluruhnya dalam kondisi rusak.
Sebagian besar warga desa berprofesi sebagai petani sayuran. Kerusakan jalan yang cukup parah menyulitkan mereka dalam mengangkut hasil pertanian maupun menjalankan aktivitas ekonomi lainnya.
"Banyak warga yang mengeluh. Kami sebagai pemerintah desa sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan ke pihak kabupaten, tapi belum juga terealisasi," lanjut Mulyadi.
BACA JUGA:Desa Jatimulyo Gelar Jum'at Bersih di Sekitar Balai Desa
Pemerintah desa dan masyarakat sangat berharap agar Pemkab Lampung Utara segera mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak tersebut.
Menurut Mulyadi, kondisi jalan yang buruk dapat berdampak besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga.
"Kami berharap, terutama saya sebagai kepala desa, agar Pemkab Lampung Utara bisa menganggarkan dana untuk memperbaiki jalan desa kami. Kalau dibiarkan rusak terus, aktivitas warga akan terus terhambat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
