Mahasiswa KKN UIN RIL Edukasi Siswa SD Soal Kekerasan Seksual dan Bullying

Mahasiswa KKN UIN RIL Edukasi Siswa SD Soal Kekerasan Seksual dan Bullying

Kegiatan edukatif UIN RIL disambut positif oleh siswa SDN 02 Sukaraja -Foto Dok-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 127 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menunjukkan kepedulian terhadap isu perlindungan anak dengan melakukan edukasi pencegahan kekerasan seksual dan bullying. 

Kegiatan ini berlangsung di SDN 02 Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, melalui kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung.

Edukasi ini menyasar siswa kelas 3 SD sebagai target utama. Kegiatan tersebut dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. 

Melalui pendekatan yang edukatif dan komunikatif, para mahasiswa memberikan pemahaman yang mudah dicerna oleh siswa-siswi mengenai cara melindungi diri serta mengenali tanda-tanda awal kekerasan dan perundungan.

BACA JUGA:4 Polisi Dilaporkan ke Propam, Kapolres Lampung Utara: Penangkapan Sesuai Prosedur

Ketua KKN Tematik 127 UIN RIL, Muhammad Jihad, menegaskan pentingnya memberikan sosialisasi sejak dini kepada anak-anak agar mereka lebih waspada terhadap berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah mengedukasi dan sosialisasi ke SDN 02 Sukaraja, tentang tolak kekerasan seksual dan bullying. Sebab musababnya kita mengadakan kegiatan ini, agar para siswa dapat memahami tentang bahayanya kekerasan seksual dan bullying," ungkap Jihad.

Edukasi ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai agen perubahan yang terjun langsung ke masyarakat melalui kegiatan KKN. 

Materi yang diberikan meliputi pemahaman tentang batasan fisik, pentingnya menjaga privasi tubuh, serta cara melaporkan tindakan yang tidak pantas kepada guru atau orang dewasa terpercaya.

BACA JUGA:Keunikan Londa dan Lemo: Tradisi Pemakaman Tebing Suku Toraja

Suslina, dosen pembimbing lapangan KKN Tematik 127, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk konkret peran mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu yang mereka pelajari dengan kebutuhan nyata di lapangan, terutama dalam menjaga kualitas pembelajaran yang menyentuh aspek perlindungan diri anak.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan perwujudan dari peran mahasiswa tematik dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran perlindungan diri terhadap seluruh siswa SDN 02 Sukaraja,” jelasnya.

Kepala Sekolah SDN 02 Sukaraja, Ibu Agata, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menganggap edukasi tersebut sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai saling menghargai, mencegah kekerasan seksual sejak dini, dan menekan kasus bullying di lingkungan sekolah.

“Kami berharap kegiatan ini bisa mengurangi kasus perundungan di sekolah dan menumbuhkan sikap saling menghormati antar siswa,” tegas Agata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait