Royal Enfield Classic 650, Motor Retro 650cc Siap Guncang Pasar Indonesia
Desain klasik Inggris tahun 50-an kembali hidup lewat Royal Enfield Classic 650 terbaru--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Royal Enfield kembali membuat gebrakan di pasar motor klasik modern dengan meluncurkan model terbaru mereka: Royal Enfield Classic 650.
Motor ini menjadi jawaban atas permintaan para pecinta motor retro yang menginginkan desain klasik abadi namun dibekali mesin besar dan performa lebih bertenaga.
Mengusung gaya old-school khas Inggris dan dibekali mesin parallel-twin 650cc, Classic 650 siap memperluas dominasi Royal Enfield di segmen menengah.
Model ini menambah jajaran keluarga mesin 650cc Royal Enfield yang sebelumnya diisi oleh Interceptor 650, Continental GT 650, dan Super Meteor 650.
BACA JUGA:BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Perdesaan
Namun Classic 650 punya pendekatan berbeda: ia benar-benar dirancang sebagai perwujudan motor retro klasik murni dengan aura nostalgia yang kuat.
Dari sisi tampilan, Royal Enfield Classic 650 sangat setia dengan desain motor Inggris era 1950-an. Siluet tangki berbentuk teardrop, lampu depan bulat dengan dudukan "casquette", spakbor lebar, hingga jok model single seat dengan pegas semuanya dibuat untuk memancarkan kesan heritage yang kuat.
Material yang digunakan juga tampak berkualitas tinggi, dengan finishing logam, emblem timbul, dan cat bergaya krom atau matte yang memperkuat kesan eksklusif.
Pilihan warna seperti Royal Red, Halcyon Black, Stealth Grey, dan Chrome Deluxe akan memanjakan pecinta gaya klasik sejati.
BACA JUGA:OH!SOME Mall Kartini Resmi Dibuka, Claw Machine Jadi Daya Tarik Utama Pengunjung
Salah satu daya tarik utama dari Classic 650 adalah jantung mekanisnya: mesin parallel-twin 648 cc, SOHC, berpendingin udara dan oli yang telah terbukti di berbagai model Royal Enfield sebelumnya.
Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 47 hp pada 7.250 rpm dan torsi puncak 52 Nm pada 5.250 rpm, memberikan karakter halus dan kuat di putaran menengah hingga atas.
Dipadukan dengan transmisi 6-percepatan dan assist & slipper clutch yang membuat perpindahan gigi lebih ringan dan nyaman, terutama saat berkendara di lalu lintas padat atau touring jarak jauh.
Royal Enfield tetap mempertahankan kenyamanan berkendara khas motor klasik. Sasis tubular steel yang kaku dipadukan dengan suspensi depan teleskopik 41 mm dan shock belakang ganda dengan pengaturan preload.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
