Kebakaran Landa Oven Pengering Kernel di Bandar Lampung, Puluhan Ton Bahan Produksi Hangus Terbakar

Kebakaran Landa Oven Pengering Kernel di Bandar Lampung, Puluhan Ton Bahan Produksi Hangus Terbakar

Kebakaran Landa Oven Pengering Kernel di Bandar Lampung, Puluhan Ton Bahan Produksi Hangus Terbakar--

MEDIALAMPUNG.CO.ID  – Kebakaran hebat melanda area oven pengering kernel milik PT Aman Jaya Perdana di Jalan Ir. Sutami, Campang, Sukabumi, Kota Bandar Lampung, pada Minggu dini hari, 13 Juli 2025. 

Insiden tersebut menghanguskan puluhan ton bahan produksi dan menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan.

Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Irman Saputra, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui seorang karyawan perusahaan sekitar pukul 00.26 WIB.

“Mendapatkan laporan dari karyawan, kami langsung mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Siaga Kedamaian dan Mako Tendean,” ujar Irman.

BACA JUGA:Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Dekat RSUDAM Bandar Lampung

Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 00.32 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Setelah hampir empat jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.08 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pengawas lapangan, Zakaria, sumber api diduga berasal dari korsleting kabel listrik yang terhubung ke alat pemanas (heater), sehingga memicu percikan api dan menyambar oven yang sedang digunakan untuk mengeringkan kernel.

“Dugaan sementara api berasal dari korsleting kabel menuju heater, lalu menyambar oven yang saat itu sedang berisi kernel,” jelas Irman.

Akibat kebakaran ini, satu unit oven yang sedang digunakan untuk mengeringkan sekitar 35 ton kernel hangus terbakar. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.

BACA JUGA:Ibu Penjual Kue di Bandar Lampung Terluka Usai Berebut Motor dengan Pelaku Curanmor

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, pihak Damkarmat telah menyerahkan proses penyelidikan lebih lanjut kepada kepolisian setempat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, untuk penyelidikan lebih lanjut kami serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkas Irman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait